Ranu dan Elang (Pelarian)
Penulis : Ria Fitriani Aku terus berjalan, menyusuri belantara yang sunyi dan sepi. Disini aku merasa tenang dan mungkin bahagia, daripada harus berada disekitar keramaian yang lalu lalang. Disana penuh kepalsuan. Ada yang tertawa sampai terbahak-bahak, ada yang menangis terisak-isak. Ada yang tidur diranjang yang lembut dan hangat, ada yang menggigil kedinginan di kolong jembatan sambil mengais sisa-sisa makanan yang terbuang. Di negeriku yang indah ini, ada berjuta kisah sedih tentang manusia-manusia terbuang. Dan aku, manusia yang bodoh ini, hanya mampu melihat tanpa bisa berbuat. Andai saja aku punya secuil keberanian untuk memperjuangkan nasib mereka. Andai saja… Disinilah aku...
Read More