Penulis: LPM DIANNS

Lelaki Kurang Kerjaan dan Perempuan Gila

  Penulis: Dinda Indah Asmara Pendar lampu lima watt yang berwarna kuning mewarnai jalan. Jalan berbatu dilapisi air sisa hujan tadi sore. Beberapa serangga malam kesenengan melihat cahaya terang. Dusun itu sunyi. Pepohonan dan bukit-bukit membuatnya begitu terasing, jika lampu tak menyala, dusun itu sudah mirip kuburan ketika magrib menjelang. Dusun itu adalah dusun yang sepi dan kesepian. Orang-orang tua yang cita-cita terbesarnya hanyalah melihat kepulangan anak-anaknya dari rantauan dan anak-anak kecil berhidung mbeler kurus kering adalah penghuninya. Jika siang, hanya omelan para nenek menyuruh cucunya tidur dan obrolan para kakek yang sedang beristirahat dari sawah yang membuat dusun...

Read More

Stereotip Orang Papua: Pembenaran Kekerasan Kultural

Penulis: Helmi Naufal  Awal tahun 2000, Presiden Abdurrahman Wahid, yang akrab disapa Gus Dur, memperbolehkan Kongres Rakyat Papua II dan pengibaran bendera Bintang Kejora. Pengibaran bendera itu diperbolehkan asal berdampingan dengan bendera Merah Putih. Selain itu bendera Merah Putih harus berada lebih tinggi dari bendera Bintang Kejora. Artinya, Gus Dur mengakui simbol kultural masyarakat Papua. Dengan mengakui simbol kultural, Gus Dur menempatkan masyarakat Papua sebagai manusia. Sebelum menggelar Kongres Rakyat Papua II, pemuka Papua menggelar musyawarah besar pada 23-26 Februari 2000. Musyawarah besar bertempat di Sentani, Jayapura. Hasilnya, terbentuk lembaga eksekutif mandiri yang dikenal dengan Presidium Dewan Papua. Mandat...

Read More

Buletin Radikal Edisi PKKMABA

Telah terbit buletin radikal LPM Dianns edisi September 2018. Buletin edisi ini mencoba merangkum mengenai kegiatan orientasi dlam rangka menyambut mahasiswa baru. Terdapat dua berita yang coba dibahas, cerpen, puisi, serta opini. Untuk selengkapnya, dapat dibaca pada tautan...

Read More

Negeri Agraris Tapi Krisis

Penulis: Wakhidatul Rohmawati Mengawali tahun 2018 isu melonjaknya harga beras jenis medium sempat menjadi perbincangan hangat  di tengah masyarakat. Di Jakarta misalnya, kenaikan mencapai Rp 14.100 per kilogram jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp 9.450 per kilogram  berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional. Tak sedikit masyarakat mengeluh mengingat kebutuhan pangan menjadi kebutuhan paling dasar yang berkaitan dengan perut. Keadaan pun sempat memanas ketika kenaikan harga beras berujung pada dikeluarnya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 1 Tahun 2018 tentang Ekspor dan Impor Beras. Dengan dikeluarkannya peraturan ini otomatis pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) membuka...

Read More

Ospek Hari Ini: Esensi, Seremonial, atau Eksistensi?

Opini dari awak LPM DIANNS mengenai bagaimana ospek hari ini, mampukah ospek menjadi gerbang utama dalam mengantarkan mahasiswa baru pada realitas sebagai mahasiswa. Ataukah tenggelam pada langkah seremonial dari tahun ke tahun yang semakin memberi jarak dan terkungkung pada ruang kelas, gedung- gedung serta sekelumit tugas? Kemana arah yang dituju oleh institusi pendidikan (kampus) dalam belutan ospek hari...

Read More