Teruntuk Kau Yang Tak Pernah Datang
Penulis : Zendy Titis “Sudah kubilang dia nggak mungkin datang, Kuv. Ayo balik!” “Enggak.” Kutepis tangan Lisa, kakakku. “Kuv… ayo pulang… dia nggak akan datang. Oke?” Suara kakakku melembut, tapi aku tetap bergeming, lalu menatapnya sengit. Biasanya dengan seperti ini, dia akan langsung mengalah. Perlahan aku mendengar langkah-langkah kakinya menjauh. Pelayan mengambil cangkir-cangkir kosong di depanku. Dua ampas kopi terendap di sana selagi aku menunggunya. Nya, pronomina dari dia yang pergi tanpa bekas selain kenangan. Kenangan yang kusesap bersama kepul kopi panas setiap pagi. Nya yang tertinggal di setiap getir bubuk kopi yang tak ikut larut. Yang kukira telah...
Read More