Arsip Kategori: Galeri

Salam persma !!!

Permasalahan yang berkaitan dengan agraria semakin banyak terjadi. Berbagai daerah nyaris tidak terlepas dari permasalahan ini, entah di ujung timur maupun di ujung barat. Mulai dari yang baru-baru ramai di perbincangkan yaitu konflik petani di wilayah pegunungan Kendeng dengan PT Semen Indonesia, serta petani Gondangtapen yang sawahnya dijadikan lahan tukar guling PT Holcim. Permasalahan ini tentunya menimbulkan penderitaan luar biasa kepada rakyat.Hal ini karena agraria merupakan faktor penting dalam kehidupan manusia. Lanjutkan membaca

MayDay 2017: Gemakan Persatuan Buruh

 

Peringatan Hari Buruh Internasional tahun 2017 dilaksanakan di Alun-alun Kota Malang. Aksi ini dilakukan oleh Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI) bersama mahasiswa yang tergabung dalam Sekretariat Bersama (Sekber) MayDay 2017.

Saksikan video yang direkam Awak LPM DIANNS untuk mengabadikan momentum 1 Mei 2017 tersebut.

Hidup Buruh! Hidup Buruh! Hidup Buruh!

Salam persma!

Majalah DIANNS edisi 54 telah terbit. Pada edisi kali ini, DIANNS mengulas terkait permasalahan air di Malang Raya dan ada rubrik menarik lainnya. Bagi yang berminat mendapatkan majalah LPM DIANNS terbaru bisa langsung ke sekretariat LPM DIANNS. Bisa juga baca versi digitalnya di https://issuu.com/diannsmedia/docs/majalah_54_

Sumpah Pemuda.
Satu bangsa. Satu bahasa
Menjadikan bahasa sebagai pemersatu untuk identitas bangsa.
Ketika tahun jumlahnya bertambah, sebuah mesin akan menghancurkanmu.
Menghancurkanmu yang mudah tergiur dengan kecanggihannya.
Bahasa ibu kau acuhkan demi bahasa yang kebaratan.
Ibu Pertiwi memang menginginkan masa depan, tapi bukan kemusnahan bahasanya.

Pemuda-pemudi.
Sumpah ini bukanlah mainan.
Sumpah ini adalah janji suci yang diperjuangkan dengan segenap darah juang.
Sumpah ini tidak hanya sebuah perayaan dalam sehari.
Tetapi sebuah sumpah yang harus kalian perjuangan tanpa henti.

Kegiatan Diskusi yang mengangkat tema tentang Marxisme dan Kekerasan Pasca 65 dihentikan oleh aparat. Kegiatan yang digelar pada 29 September 2016 di Kafe Albar yang terletak di Jalan Merjosari Selatan ini diisi oleh Roy Murtadho dan Bejo Untung, serta seorang mantan tapol dan anak mantan tapol Pulau Buru. Awalnya, kegiatan diskusi ini akan digelar di Universitas Islam Malang, namun oleh aparat dihentikan dengan pelarangan melalui rektor. Sebelum pembubaran acara ini terdengar beberapa kali lemparan batu ke genting. Di sekitar lokasi pembubaran juga tampak sekelompok masyarakat berbaju koko, sarung, dan kopyah putih.

Dinda Indah melaporkan langsung dari tempat kejadian.

Menanti Gerakan Petani

Penulis: Satria Utama

Perjalanan petani di Indonesia dalam sejarahnya lebih banyak diwarnai oleh konflik sosial keagrarian daripada oleh praktek kehidupan yang berlandaskan demokrasi. Petani selalu saja dalam posisi yang kalah; dalam kondisi yang selalu terpinggirkan dan perannya sekadar menjadi pelengkap dari sebuah komunitas masyarakat. Dalam sejarah dunia maupun Indonesia, gerakan petani yang menuntut hak-haknya kerap kali mengalami kekalahan. Ciri yang menonjol dalam setiap gerakan petani adalah mudahnya gerakan itu dipatahkan oleh penguasa yang kerap kali memihak pada kepentingan pemodal.

Lanjutkan membaca Menanti Gerakan Petani