Kategori: Poster

Sayembara Karya: Pembangunan dan Perebutan Ruang

Membangun dan dibangun. Negeri ini nampaknya sedang berbenah. Tembok-tembok beton, gedung pencakar langit, juga jalan-jalan layang. Di tengah pembangunan itu, ada satu hal yang dilupa. Bahwa akan ada sekelompok orang yang terluka. Ia harus tersingkir dari tanahnya. Jangan! Jangan biarkan itu! Jangan biarkan ia terluka! Jangan biarkan ia tersingkir dari ruang hidupnya. Dan jangan biarkan manusia-manusia keji itu terus menindasnya. Hanya ada satu kata: LAWAN! Membaca adalah melawan, menulis menciptakan perubahan. Untuk itu LPM Dianns membuka sayembara karya berupa sastra, opini, karikatur, dan komikstrip. Dengan tema Pembangunan dan Perebutan Ruang. Karya dapat dikirim melalui email tulisandianns@gmail.com . Batas pengumpulan 29 April 2018. Karya terbaik akan diterbitkan di Mading Radikal LPM Dianns. Jangan kau penjarakan ucapanmu, Jika kau menghamba pada ketakutan, kita akan memperpanjang barisan perbudakan! – Wiji Thukul Kami tunggu karya anda di Mading Radikal LPM DIANNS. Keterangan: Terjadi kesalahan redaksional pada poster dan caption tema dalam postingan sebelumnya....

Read More

Lestarikan Ruang Publik

Ruang-ruang dialog, kian lama kian menyempit. Adanya pembatasan terhadap ruang-ruang publik yang tidak sekali dua kali saja terjadi, bahkan mulai masuk pada ranah wilayah kampus. Menjadikan ruang-ruang itu akan terkikis diantara bangunan-bangunan yg menjulang. Jangan! Jangan biarkan diri kita terkungkung. Sejatinya, ruang publik tetaplah ruang publik sebagaimana...

Read More

Nilai Terselubung yang Terlegitimasi

Nilai adalah poin penting dalam sebuah film, nilai ini berbeda-beda dari setiap film. Ada yang berupa hiburan, edukasi , sejarah. Bahkan sebuah film pun dapat dijadikan sebuah narasi dengan nilai tersembunyi untuk mempengaruhi penontonnya. Ilustrator: Evryta Putri dan Abdillah...

Read More

Daur Ulang Akal Sehat

Peladjarilah sedjarah-perdjoanganmu-sendiri jang sudah lampau, agar supaja tidak tergelintjir dalam perdjoanganmu jang akan datang. Pesan terakhir dalam pidato Soekarno pada 17 Agustus 1966 Mengenang misteri lampau yang tak kunjung terpecahkan   Ilustrator: Abdillah...

Read More