Category: Opini

Wujud Keputusan Pincang Oknum HMI Unindra

Minggu malam (22/03) tersiar kabar di telinga saya tentang oknum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melakukan pemukulan terhadap salah satu anggota Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Progress, Universitas Indraprasta PGRI (Unindra). Saya sangat terkejut akan hal itu. Saya mencoba mencari tau tentang kebenaran informasinya. Pada akun @aliansimahasiswasantaiii di salah satu sosial media (sosmed) saya menemukan postingan foto korban. “Asem. Korbannya berdarah njir,” gumam saya. Untuk mengenali lebih dalam bagaimana tindak kriminal itu bisa terjadi saya memulai dengan membaca caption yang tertulis. Muncul perasaan ngeri dalam diri saya setelah membaca caption yang singkat itu. Sebab terdapat dua kalimat yang menyatakan bahwa pelaku mengancam...

Read More

Negara yang Tidak Pernah Gagal Mematahkan Hati, Krisis Pandemi, dan Kekuatan Solidaritas

Berdasarkan peta sebaran yang dipublikasikan oleh pemerintah provinsi Jawa Timur, Malang sekarang berada dalam zona merah dengan 5 kasus positif COVID-19. Di Indonesia sendiri terhitung per 27 Maret dilaporkan lebih dari 1000 kasus COVID-19 dengan angka kematian mencapai 9,3%. Peningkatan angka ini bisa jadi tidak akan melambat dalam waktu dekat. Himbauan untuk bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah digalakan sedemikian rupa. Tapi pertanyaannya, siapa saja yang bisa benar-benar tinggal di rumah? Ada mitos yang menyatakan bahwa penyakit menulari siapapun, tidak pandang bulu. Tentu saja, virus tidak memlilih inangnya. Ia menyebar dan menjangkiti siapapun yang bisa dijangkau secepat angin. Virus...

Read More

Jangan Bikin Sampah Saat Pemira dan Pemilwa

Jangan Bikin Sampah Saat Pemira dan Pemilwa Saat-saat paling mengganggu dan menjengkelkan ketika jadi mahasiswa, selain ospek, itu musim pemilihan. Kalau di Universitas Brawijaya (UB) namanya pemilihan mahasiswa raya (pemira) dan pemilihan wakil mahasiswa (pemilwa). Pemira itu sebutan saat memilih eksekutif dan legislatif di tingkat universitas dan pemilwa pada level fakultas. Dua kegiatan ini hampir serempak diadakan. Mereka berebut perhatian, waktu, hingga ruang. Seluruh mahasiswa UB jadi sasarannya. Sialnya semua organisasi yang kadernya terlibat dalam kontestasi ini punya cara-cara kampanye sama. Salah satu cara dominan berkampanye adalah baliho. Saya sebut dominan karena cara berkampanye relatif banyak. Cuma yang lebih...

Read More

Pola Mandek Orientasi Pengenalan Kampus

  Tepat sebelum aku memutuskan untuk memulai menulis tulisan ini. Aku yang pada saat itu sedang duduk santai, mengangkat secangkir kopi dengan iringan lagu dari band indie. Tiba-tiba, terdiam. Ketika mendengar bahwa ada kabar peliputan kegiatan yang bernama orientasi pengenalan kampus (Ospek) untuk mahasiswa baru (Maba), dari pimpinan redaksi (Pimred) lembaga pers mahasiswa (Lpm) fakultasku – DIANNS. Sialnya, aku menjadi satu-satunya peliput yang tersedia dan kebagian untuk meliputnya. “Sruputt, glek”. Ku minum secangkir kopi itu. Kemudian, berkata pada Pimred. “Aku enggak bisa. Enggak mau. Toh ospek juga seperti itu. Paling tidak, seperti tahun-tahun sebelumnya. Minim esensi.” Secara sengaja ataupun...

Read More

Pelajar Turun ke Jalan, Apa Salahnya Memperjuangkan Demokrasi?

Oleh : Ahmad Kevin Alfirdaus A Siapa pembangkang-pembangkang ini? Mereka adalah sekumpulan manusia yang menolak keterasingan dalam industri yang bernama sekolah. Tepuk tangan meliputi para orator jalanan dalam berbagai elemen masyarakat yang resah terkait kondisi negeri ini. Para jagoan baru penggenggam masa depan negeri ini, telah mengingatkan kita jika kita tidak sendiri. Kita punya masa depan cerah esok. Dalam orasinya, salah satu pelajar berani mati ini mengemukakan keresahannya, “sebelumnya mohon maaf, ini pertama kali saya berbicara di depan umum. Saya ingin menceritakan sedikit alasan sebelum kami datang kesini. Untuk semua sekolah (di Kota Malang) tidak diperbolehkan untuk mengikuti aksi...

Read More