Category: Beranda

Aparat Lakukan Penggeledahan Barang Bawaan Massa di Tengah Aksi “Bakar Kekuasaan Prabowo-Gibran Padamkan Api Karhutla”

Aksi massa berjudul “Bakar Kekuasaan Prabowo-Gibran Padamkan Api Karhutla”, digelar di Malang pada Rabu, 28 Oktober 2026. Aksi yang dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB dengan melakukan long march dengan rute dari Alun-Alun Kota Malang menuju Tugu Malang tersebut membawa enam tuntutan dan satu seruan yang mencakup persoalan lingkungan, ekonomi, ketenagakerjaan, hingga hak asasi manusia (HAM). Melalui aksi ini, massa mendesak pemerintah menetapkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sebagai Bencana Nasional, memulihkan korban terdampak, serta mencabut izin dan menjatuhkan sanksi kepada perusahaan yang bertanggung jawab. Tuntutan tersebut disertai desakan penurunan harga bahan pokok, pajak, biaya pendidikan dan kesehatan, serta pemenuhan...

Read More

500 Massa Gelar Aksi dan Membelakangi Balai Kota, Simbol Ketidakpercayaan terhadap Pemerintah

Sekitar 500 massa aksi menyerukan 2 Tahun Rezim Prabowo Gibran yang digelar di Gedung Balai Kota Malang pada Rabu, 21 Oktober 2026. Aksi ini menyerukan perbaikan ekonomi rakyat, pembangunan persatuan nasional, serta perlawanan terhadap militerisme dan oligarki. Aksi ini disampaikan sebagai respons terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak memberikan dampak nyata terhadap kesusahan masyarakat, terutama dalam penanganan bencana, kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), hingga persoalan agraria dan pangan. Dalam aksinya, massa membelakangi gedung DPR dan Balai Kota sebagai simbol ketidakpercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintah. “Hari ini, fokus daripada gerakan masyarakat dan gerakan mahasiswa adalah membangun kesadaran. Itu kemudian yang...

Read More

Aksi Kamisan 1 Oktober: Dalam Peringatan Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan dan Keadilan yang Masih Diperjuangkan

(Malang, 1 Oktober 2026) – Aksi Kamisan yang digelar di kawasan Balai Kota Malang tepat pada tanggal 1 Oktober 2026, sedikit berbeda dengan Aksi Kamisan yang pernah digelar sebelumnya, Kali ini, ratusan massa dari Komunitas Aksi Kamisan bergabung dengan Arek-Arek Malang dan warga sipil lainnya untuk bersama-sama memperingati empat tahun Tragedi Kanjuruhan. Sekitar pukul 16.00 WIB, massa sudah mulai memadati kawasan Balai Kota Malang dengan memegang berbagai banner dan poster perjuangan. Aksi diawali dengan mengheningkan cipta selama 135 detik sebagai simbol untuk mengenang 135 korban yang meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan. Aksi kemudian dilanjutkan dengan rangkaian orasi-orasi untuk memperingati kelamnya...

Read More

Pengumpulan STAMPS OH DAY 1 Picu Penumpukan Massa, Panitia Akhirnya Tiadakan Penugasan

Malang, 30 Agustus 2026 – Pelaksanaan Open House Raja Brawijaya pada 29–30 Agustus 2026 diwarnai persoalan penumpukan massa saat pelaksanaan penugasan STAMPS OH DAY 1. Dalam penugasan tersebut, mahasiswa baru diwajibkan mengumpulkan empat cap stempel di empat titik yang telah ditentukan dalam kurun waktu 24 jam. Berdasarkan pantauan di lapangan dan keterangan sejumlah mahasiswa baru, titik pengambilan stempel tersebar di area Rektorat Universitas Brawijaya (UB), depan Perpustakaan UB, Bundaran UB, serta area Fakultas Kedokteran. Persebaran titik tersebut membuat mahasiswa baru harus berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya untuk menyelesaikan penugasan. Namun, pelaksanaan penugasan turut menimbulkan persoalan bagi mahasiswa....

Read More

Macet Tahunan di Balik Riuh RAJA Brawijaya

Setiap tahun, pelaksanaan RAJA Brawijaya menghadirkan pemandangan yang hampir serupa di sekitar Universitas Brawijaya. Pada jam kedatangan dan kepulangan mahasiswa, kendaraan memadati sejumlah ruas jalan yang memicu terhambatnya arus lalu lintas. Bagi mahasiswa baru, kepadatan mungkin menjadi bagian dari hiruk-pikuk kegiatan. Namun, bagi pengguna jalan yang lain, situasi tersebut berarti perjalanan yang tertahan dan aktivitas yang ikut terganggu. Jika kondisi yang sama terus berulang, kemacetan tidak semestinya lagi dianggap sebagai konsekuensi yang wajar. RAJA Brawijaya 2026 melibatkan sekitar 17.300 mahasiswa baru. Dalam mengatur pergerakan massa, tersedia tiga titik akses yang digunakan untuk kedatangan dan kepulangan, yakni Gerbang Veteran, Gerbang...

Read More