Notice: Function WP_Scripts::localize was called incorrectly. The $l10n parameter must be an array. To pass arbitrary data to scripts, use the wp_add_inline_script() function instead. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 5.7.0.) in /home/diannsor/public_html/wp-includes/functions.php on line 5866
Berita Archives - Page 16 of 70 - DIANNS.ORG

Category: Berita

Kemerdekaan Bersyarat Milik Pers di Indonesia

Kata pers seakan menjadi pedang bagi beberapa pemilik negeri. Pers bagaikan kerikil yang menghambat jalannya roda pemerintahan. Tanggal 9 Februari menjadi kelahiran pers palsu yang digemakan ke seluruh negeri. Mereka semua bersorak, merasa kebebasan berekspresi telah dilahirkan kembali. Tetapi apa yang harus dibahagiakan? Apa yang harus dirayakan dari sebuah selebrasi palsu ciptaan penguasa negeri. Perpaduan kepentingan dan korporasi melahirkan hari hitam, bukan hari bahagia milik kawan pers. Pers otoritarian, mungkin lebih tepat untuk menggambarkan keadaan kawan pers di era sebelum reformasi. Fungsi pers jauh dari kontrol sosial dan mengarah kepada fungsi penyebaran kebaikan pemerintah. Salah satu kawan pers saat itu, Ging...

Read More

Telusur Kisah Aslim, Seniman Musik Tradisional Pak-Pak di Era Modern

Menjelang sore pada 10 November lalu, saya dan rekan berkesempatan menemui salah satu seniman musik Pak-pak yang cukup masyhur di daerah saya. Aslim Pudan Padang namanya. Rumahnya berada tak jauh dari kediaman saya, yaitu di lingkungan Pasar Lama, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi. Saat pertama kali memasuki rumahnya, kami langsung diperlihatkan beberapa alat-alat musik tradisional Pak-pak yang tertata rapi. Ia kemudian mengenalkan satu per satu dari alat musik tersebut, bahkan mengajari kami memainkannya. Tak hanya itu, pajangan beberapa lukisan di kediamannya kian memperlihatkan betapa dalamnya jiwa seni Ia. Meski usianya sudah lebih dari setengah abad, Ia masih aktif bermain musik...

Read More

MENGUPAS PESAN ASAP KARHUTLA

[Riset] Seakan belum lengkap pasca 1 tahun dilanda pandemi Covid-19, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sudah lebih dahulu secara rutin menyapa tanah air kembali berulah. Berkaca dari karhutla yang terjadi dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, Pulau Sumatera dan Kalimantan adalah salah satu wilayah langganan tahunan yang selalu berhadapan dengan karhutla. Namun kali ini Provinsi Riau menjadi salah satu provinsi dengan wilayah terdampak karhutla terluas di awal tahun 2021 ini. Historis Hitam Karhutla di Tanah Air Dilansir dari greenpeace.org Laporan terbaru Greenpeace Asia Tenggara ‘Karhutla Dalam Lima Tahun Terakhir’ mengungkap kegagalan total pemerintah Indonesia dalam melindungi hutan dan...

Read More

LIKA – LIKU MENUJU PENGESAHAN RUU PKS

Rancangan Undang – Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) belum juga mendapatkan kepastian pengesahannya. Meski telah diajukan sejak tahun 2016, hingga saat ini naskah RUU PKS belum juga disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia sedangkan kasus kekerasan seksual kian bertambah tanpa memiliki payung hukum yang adil. Hal ini menjadi perhatian khusus dalam diskusi publik yang diadakan oleh Humanistik FIA Universitas Brawijaya dengan tema ‘Jalan Berliku Menuju Ketokan Palu RUU PKS’ (08/05). “RUU PKS sendiri menunjukkan bahwa kekerasan seksual ini nyata di sekitar kita, tetapi tidak semua melihat itu sebagai suatu bagian yang memang harus diselesaikan bersama,” ujar Dhia...

Read More

Memperingati Bulan Kartini, Jaringan Gusdurian Menilik Peran Perempuan dalam Film “Our Mothers’ Land”

Sebagai bentuk penyambutan bulan Kartini, Jaringan GUSDURian Indonesia mengadakan webinar bertema “Kartini Merawat Bumi” pada Jum’at (02/04). Film “Our Mother Land” karya Febriana Firdaus yang di produseri oleh The Gecko Project dan Mongabay digunakan sebagai fokus pembahasannya. Diskusi dalam webinar ini diawali dengan penayangan film “Our Mother Land”. Film ini bercerita tentang perempuan yang mengorganisir serta memimpin suatu gerakan. Gerakan tersebut bertujuan untuk mempertahankan tanah dan kelestarian lingkungan dari para pemodal. Film ini memuat perjalanan Febriana Firdaus, seorang jurnalis independen. Febriana menceritakan perjuangan perempuan di beberapa wilayah konflik yang dihadapkan dengan kekerasan, ancaman penahanan, dan kematian. Ia menyusuri pelosok...

Read More