Notice: Function WP_Scripts::localize was called incorrectly. The $l10n parameter must be an array. To pass arbitrary data to scripts, use the wp_add_inline_script() function instead. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 5.7.0.) in /home/diannsor/public_html/wp-includes/functions.php on line 5866
Actual Archives - Page 19 of 26 - DIANNS.ORG

Category: Actual

Berteman, Berkarya, Berbagi, dan Bersenang-senang bersama Penahitam

Reporter: Candra Eka Prasetya dan Clara Dilasanti ” Siapapun dengan sebuah pena bisa menorehkan sejarah,” Penahitam Malang, dianns.org – Penahitam adalah komunitas gambar yang bermarkas di Desa Sumberejo, Kota Batu, dan terbentuk sekitar tiga tahun lalu (2012). Salah satu penggagas Penahitam, Didi ( @painsugar ), menjelaskan bahwa Penahitam adalah ‘taman bermainâ’, ruang untuk orang-orang yang suka menggambar dan berkegiatan bersama tanpa melihat suku, ras, agama, gender, dan golongan. Inti dari kegiatan Penahitam adalah untuk berteman, berkreasi, berkarya, berbagi, dan menyenangkan-senang. Adapun, lanjut Didi kembali, penggunaan nama Penahitam ini karena komunitas ini berisi individu-individu yang memiliki kesukaan yang sama di bidang menggambar dan menggunakan warna hitam dalam gambarnya. Menurut...

Read More

Diduga Tidak Mengantungi Naskah Akademik, Koalisi Advokasi Kota Malang Tolak Rancangan Perda Baru

Reporter: Syaukani Ichsan Atas nama Koalisi Advokasii Tolak Perda Retribusi Jasa Umum Tidak Pro-Rakyat, Koordinator Malang Corruption Watch (MCW) Zainuddin (Kanan) dan Tim Advokat Pusat Pengkajian Konstitusi, Universitas Widyagama, Kota Malang, Afwit Freastoni (Kiri) menggelar konferensi pers, Selasa (26/5) di Jalan Joyosuko Metro Nomor 42A. Malang, dianns.org – Pemerintah Kota Malang akan segera mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) baru Tahun 2015. Koalisi Advokasi Kota Malang menilai Rancangan Peraturan Daerah (Perda) baru yang mengatur tentang Retribusi Jasa Umum, justru hanya akan merugikan masyarakat Kota Malang. Koalisi juga mensinyalir Raperda tersebut tidak melalui pembentukan naskah akademik yang sesuai dengan kaidah Perundang-undangan. Sebelumnya, Retribusi...

Read More

Surat Pernyataan dan Dukungan PPMI Kota Malang untuk LPM DIANNS

Surat Pernyataan dan Dukungan PPMI Kota Malang untuk LPM DIANNS Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) Kota Malang mengecam segala tindakan upaya pembatasan kebebasan berekspresi, berpendapat, dan keterbukaan informasi publik. Sebagaimana yang dilakukan Birokrat Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB) yang melarang pemutaran film dan diskusi “Samin vs Semen” serta “Alkinemokiye” yang membahas konflik tanah di Rembang dan Papua yang rencananya akan dilakukan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) DIANNS FIA UB. Kami menyayangkan maraknya segala bentuk pembatasan kebebasan berekspresi yang terjadi di ruang lingkup pendidikan tinggi. Kampus yang seharusnya menjadi benteng terakhir rakyat berlindung dari ketidakadilan, nyatanya kini tidak...

Read More

Perampasan Kebebasan Berpendapat

Reporter: Roihatul Musyafi dan Mechelin D. Sky Malang, dianns.org – Kemerdekaan menyampaikan pendapat, sebagaimana yang tertuang dalam Pasal 1 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998, tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, adalah hak setiap warga negara untuk menyampaikan pikiran dengan lisan, tulisan, dan sebagainya secara bebas dan bertanggung jawab sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Topik mengenai kebebasan berpendapat ini kiranya tak lepas dari konflik yang belakangan ini terjadi antara Lembaga Pers Mahasiswa DIANNS Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (LPM DIANNS FIA UB) dan pihak Dekanat FIA. Konflik tersebut berporos pada pelarangan pemutaran film dokumenter ‘Samin vs Semen’ dan ‘Alkinemokiye’...

Read More

Pembangunan Nasional Bermasalah, Tanggung Jawab Generasi Muda

Reporter: Danar Yudhitya dan Dea Kusuma R. Malang, dianns.org – Pembangunan pabrik PT Semen Indonesia di sepanjang pegunungan Karst, Kendeng, Jawa Tengah, dan perjuangan buruh PT Freeport di Timika, Papua, merupakan gambaran mengenai permasalahan pembangunan nasional yang cukup pelik dan berkepanjangan. Kedua pemasalahan tersebut menimbulkan dampak sosial, ekonomi, dan politik bangsa. “Kedua masalah tersebut merupakan tanggung jawab kita bersama, khususnya generasi muda,” ujar Agus Suman, salah satu dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) saat ditemui DIANNS pada Kamis (23/04). Agus juga menambahkan bahwa ujung dari pembangunan nasional adalah pemberian manfaat pada manusia banyak bukan kepentingan pribadi maupun golongan...

Read More