Notice: Function WP_Scripts::localize was called incorrectly. The $l10n parameter must be an array. To pass arbitrary data to scripts, use the wp_add_inline_script() function instead. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 5.7.0.) in /home/diannsor/public_html/wp-includes/functions.php on line 5866
Beranda Archives - Page 26 of 58 - DIANNS.ORG

Category: Beranda

Jangan Bedakan Kita Karena Kita Sama

Di pagi yang cerah ini aku sedang memasak nasi goreng untuk sarapanku dan kakakku. Biasanya sih yang masak Ibu dan aku cuma bantuin aja. Tapi hari ini Ayah dan Ibu harus berangkat keluar kota sejak dini hari tadi karena Ayah ada urusan pekerjaan selama beberapa hari di sana. Jadi mau nggak mau aku yang masak kali ini daripada nanti sakit perut karena harus makan masakan kakakku, hehe. Sebenernya kita bisa beli makanan diluar buat sarapan, tapi aku memilih masak sendiri agar lebih hemat dan uangnya bisa disimpen buat belanja online. Kalo urusan masak sih, skill-ku bisa dikatakan masih lumayan...

Read More

Ramai-Ramai Menentang Food Estate

Salah satu kebijakan yang digaungkan pemerintah Joko Widodo di periode kedua adalah kebijakan food estate. Hal ini dibuktikan dengan adanya proyek food estate ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Food estate adalah pembentukan ratusan ribu hektar lahan sebagai lumbung pangan nasional. Adapun kebijakan ini mulai digaungkan pemerintah sejak pandemi COVID-19 di awal tahun 2020. Tujuannya, agar Indonesia dapat mengatasi ancaman ketergangguan persediaan dan distribusi pangan akibat pandemi. Salah satu provinsi yang menjadi wilayah proyek food estate adalah Kalimantan Tengah. Namun, kebijakan food estate ini ditentang oleh para pegiat lingkungan. Mereka beralasan, kebijakan ini dapat merusak hutan alam dan gambut yang...

Read More

Kerentanan Hak Masyarakat Adat di Bawah Kepentingan Penguasa

Perampasan wilayah adat oleh pemerintah dan perusahaan bukanlah kisah baru yang terjadi hanya saat pandemi. Permasalahan tersebut merupakan kenyataan hidup masyarakat adat, sebelum Indonesia merdeka dan terus berlanjut setelahnya. Selama pandemi covid-19 berlangsung, keadaan bertambah parah. Terjadi dua kemerosotan peran pemerintah dan perusahaan yang berdampak buruk pada masyarakat adat. Pertama, pengesahan perubahan undang-undang minerba dan omnibus yang berimplikasi menguntungkan perusahaan. Kedua, terus terjadi kasus perampasan wilayah adat dengan kekerasan dan kriminalisasi. Hal itu dijelaskan oleh Rukka Sombolinggi, Sekjen Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) dalam webinar Kemunduran Selama Masa Pandemi : Perubahan Kebijakan yang Tidak Transparan, Pengabaian, dan Kriminalisasi Masyarakat...

Read More

Memori Hitam Kawan Pers di Kala Pandemi

Fakta bahwa dihantam wabah selama hampir setahun tanpa menyandang status “menang”, Indonesia benar benar sedang mendapat ujian berat. Laporan terbaru sebagaimana yang dipaparkan dalam nasional.kompas.com, menyebutkan virus ini menjangkit satu juta lebih penduduk indonesia yang tersebar di sejumlah daerah. Meski diklaim sebagai “situasi darurat“, jurnalis tetap harus berperan sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi kepada publik. Dalam era ini ( 2020-2021 ) tersimpan sejumlah memori hitam bagi sejumlah jurnalis di tanah air. Jika di era orde baru Surya Paloh mengekspresikan gejolak hatinya lewat koran hitam di hari pers nasional, sepertinya saya juga ingin mengungkapkan gejolak hati melalui tulisan hitam...

Read More

Dalam Bayang-Bayang Konsumerisme

Salah satu hal yang melekat di kehidupan perkotaan adalah konsumerisme. Konsumerisme merupakan perilaku konsumsi yang berlebihan atas dasar pada keinginan, dengan mengesampingkan nilai kebermanfaatan. Kegiatan konsumsi dijadikan ajang eksistensi diri agar diakui oleh orang lain. Perilaku seperti itu mendorong gaya hidup yang menganggap nilai keunggulan atau citra diri dapat dibeli dengan materi. Baru – baru ini saya menyadari kepemilikan uang, mobil, pendidikan, dan barang-barang mewah dianggap menjadi suatu nilai keunggulan bagi seseorang. Kemudian hal itu akan dijadikan tolak ukur kesuksesan bagi dirinya. Misalnya seperti “Saya lebih sukses dari dia karena memiliki mobil ini,” atau “Saya lebih pintar dari orang...

Read More