Notice: Function WP_Scripts::localize was called incorrectly. The $l10n parameter must be an array. To pass arbitrary data to scripts, use the wp_add_inline_script() function instead. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 5.7.0.) in /home/diannsor/public_html/wp-includes/functions.php on line 5866
Beranda Archives - Page 10 of 58 - DIANNS.ORG

Category: Beranda

Gaji Seuprit, Guru Ikut Menjerit

Kesejahteraan guru adalah salah satu topik yang tidak ada habisnya. Topik ini akan selalu hangat untuk dibahas karena sampai sekarang kesejahteraan guru masih jauh dari kata layak. Tugas yang dipikul seorang guru yang sangat berat tidak diimbangi dengan kesejahteraan yang memadai. Hal ini tentu menimbulkan kesenjangan antara apa yang mereka lakukan dan apa yang mereka dapatkan. Guru yang menjadi salah satu SDM yang berpengaruh dalam kemajuan bangsa, malah mendapatkan kesenjangan yang luar biasa perihal gaji dan tugas yang mereka dapat dan lakukan. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut salah satu caranya adalah guru harus mempunyai side job demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di beberapa media sosial, sejumlah guru honorer menunjukkan penghasilannya dalam sebulan yang jauh dari Upah Minimum Kabupaten (UMK), gaji guru honorer di daerah berkisar Rp300.000,00 hingga Rp800.000,00 per bulan. Jumlah gaji tersebut tentu tidak akan mampu menunjang kehidupan mereka, apalagi di masa sekarang dengan keadaan segala harga kebutuhan pokok yang terlampau tinggi. Jika dipaksa untuk berhemat-pun jumlah gaji tersebut masih belum mampu memenuhi kebutuhan mereka. Tidak cukup disitu, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa 42% masyarakat yang terjerat kasus pinjaman online (pinjol) ilegal adalah guru. Mengutip dari akun media sosial Instagram @furqanamc, “Sudah dinista bertahun-tahun, terjerat pula lehernya”. Sudah jelas jika hal ini terjadi akibat dari tidak ada solusi yang dapat diberikan kepada para guru di Indonesia. Mau bagaimana lagi ? Mereka tentu akan berlari mencari berbagai macam cara...

Read More

LENTERA MALAM

Langit malam bagaikan tirai hitam tanpa bintang, hanya bulan purnama yang memancarkan cahayanya yang temaram. Aku duduk di kursi tua di samping ranjang ayah, mataku tak lepas dari wajahnya yang pucat pasi. Demamnya tak kunjung mereda, dahinya terasa panas membara. Batuknya yang sesekali terdengar seperti jeritan kecil menembus keheningan malam. Ayah terbaring lemas, badannya kurus kering tak seperti sosoknya yang dulu begitu gagah dan penuh energi. Aku tahu dia sakit parah, tapi dia menolak keras untuk dibawa ke rumah sakit. Trauma masa lalunya masih membekas, kenangan pahit tentang pelayanan buruk yang diterimanya dari rumah sakit masih menghantui. “Nak, tolong...

Read More

OJEK PANGKALAN DAN KISAHNYA DI TENGAH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI

Siapa yang pernah mengalami pengalaman kurang mengenakkan akibat memesan ojek online di wilayah ojek pangkalan? Saya pernah mengalaminya sekali. Pada saat itu, saya memesan ojek online dengan tujuan alamat indekos dari kawasan depan Terminal Arjosari, Kota Malang. Ketika saya sudah mendapatkan driver di aplikasi, ia meminta saya untuk menunggu di jalan yang lumayan jauh dari terminal tersebut. Ia mengatakan bahwa ojek online tidak diperkenankan untuk mengangkut penumpang dari sekitaran Terminal Arjosari. Benar saja, ketika saya menanyakan nama jalan yang dimaksud oleh driver saya, respon dari orang yang saya tanyai –sepertinya ia salah satu dari ojek pangkalan– kurang mengenakan. Ia...

Read More

How to be Calm in a Busy World

Judul Buku : The Things You Can See Only When You Slow Down – How to be Calm in a Busy World Penulis Buku : Haemin Sunim Penerbit Buku : Penguin Books Tahun Terbit : 2018 Jumlah Halaman : 288 ISBN : 9780143130772   Buku, “The Things You Can See Only When You Slow Down,” adalah karya dari Haemin Sumin, yang merupakan seorang biksu sekaligus mantan dosen di salah satu perguruan tinggi liberal arts di Massachusetts. Ia merupakan seorang penulis yang berasal dari Korea Selatan dan pernah mengenyam pendidikan di Universitas Berkeley, Harvard, dan Princeton. Buku ini berisikan sejumlah...

Read More

MELANGKAH

Bandung, 26 Mei 2013 Hari ini di bawah sinaran mentari yang masih malu-malu menampakkan wujudnya, kulangkahkan kakiku bersama dengan hati yang menemui persimpangan. Hari ini adalah hari yang membahagiakan bagiku dan mungkin teman-teman SMA-ku juga. Tepat hari ini, kami akan melangsungkan kegiatan Purnawiyata, begitulah kami menyebutnya. Acara seremonial yang dibuat untuk merayakan kelulusan bagi kami, kelas 12. Aku bahagia, tapi tak sepenuhnya. Ada tiga per empat perasaanku yang justru mengisyaratkan kalau aku tidak sepenuhnya hadir di sini. Tanpa kusadari, aku telah sampai di seberang gerbang sekolah. Perjalananku kini cukup membingungkan, di bawah rimbunnya pepohonan, lalu lalang ramainya kendaraan yang...

Read More