Notice: Function WP_Scripts::localize was called incorrectly. The $l10n parameter must be an array. To pass arbitrary data to scripts, use the wp_add_inline_script() function instead. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 5.7.0.) in /home/diannsor/public_html/wp-includes/functions.php on line 5866
Opini Archives - Page 13 of 18 - DIANNS.ORG

Category: Opini

Kala Demokrasi Kampus Kian Meredup

Penulis : Esa Kurnia Alfarissy Ketika usul ditolak tanpa ditimbang, suara dibungkam, kritik dilarang, dituduh subversif dan mengganggu keamanan maka hanya ada satu kata, LAWAN!! (Wiji Thukul) Surat pemberhentian atau drop out (DO) yang dilayangkan kepada Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (BEM UNJ), Ronny Setiawan, pada Senin, 4 Januari 2016 lalu sempat menghebohkan dunia maya. Surat tersebut dilayangkan sebagai bentuk sikap kampus UNJ menanggapi aktivitas Ronny yang dianggap telah membahayakan nama baik universitas. Dua hari pasca surat pemberhentian tersebut beredar, tepatnya pada Rabu, 6 Januari 2016 terjadi pertemuan antara pihak universitas dengan Ronny. Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, secara...

Read More

Mahasiswa: Calon Buruh yang Lupa

Penulis : Zendy Titis Debut mahasiswa dalam kancah pergerakan nasional berujung pada penyematan atribut-atribut yang kini menjadi semacam pelabelan pada fungsi mahasiswa. Atribut-atribut itu didengung-dengungkan dengan bangga di antero kampus dan dianggap sebagai tanda kehormatan bagi masyarakat luar kampus. Kebanggaan menyandang peran agent of change, iron stock, dan social control kiranya dirasakan dengan mengesampingkan fakta bahwa peran tersebut adalah bentukan penguasa Orde Baru yang bermaksud mengubah mahasiswa menjadi kelompok elite. Posisi mahasiswa seolah terfragmentasi dari posisi rakyat yang seyogyanya menjadi ruang mahasiswa meleburkan diri. Mahasiswa dibuat lupa oleh perannya yang esensial, yakni keberpihakan pada rakyat yang kedaulatannya dirampas oleh pihak yang sok berkuasa....

Read More

Berwirausaha di Masa Muda

Penulis: M. Fakhrul Izzati Wujud suatu bisnis di masa muda biasanya tidak akan lama. Alasannya sederhana, belum cukup pengalaman salah satu penyebab dari kegagalan itu. Dunia bisnis tidak selalu berada pada kondisi yang baik, kondisi buruknya. Dalam keadaan seperti ini, kematangan berpikir pengusaha muda sangat dibutuhkan. Namun, sebatas pengalaman yang dimiliki pengusaha muda memengaruhi kematangan mereka. Hal inilah yang menyebabkan masalah dalam keputusan keputusan. Tak mengherankan jika sebagian besar dari mereka tidak mampu membawa bisnisnya ke tahap selanjutnya. Berbeda ketika mereka bisa survive dari masalah yang menjerat. Semakin sering mengalami kegagalan, tentu membuat para pengusaha muda belajar untuk tidak mengulangi hal yang sama. Bangkit dari kegagalan...

Read More

Pemuda Indonesia Hari Ini

Penulis : Resti Syafitri A. Mimpi saya yang terbesar, yang ingin saya laksanakan adalah, agar mahasiswa Indonesia berkembang menjadi “manusia-manusia yang biasa”. Menjadi pemuda-pemuda dan pemudi-pemudi yang bertingkah laku sebagai seorang manusia yang normal, sebagai seorang manusia yang tidak mengingkari eksistensi hidupnya sebagai seorang mahasiswa, sebagai seorang pemuda dan sebagai seorang manusia. -Soe Hok Gie Hari ini, saya melihat mahasiswa Indonesia masih sangat jauh dari apa yang diimpikan oleh Soe Hok Gie. Mahasiswa saat ini sepertinya lupa terhadap peran dan fungsi mereka sebagai kaum intelektual. Kaum intelektual adalah mereka yang selalu berinisiatif pertama dan berjuang keras mengubah keadaan yang beku,...

Read More

Melewati Garis Batas

Penulis : Syaukani Ichsan Tulisan ini bukanlah bentuk pembelaan mengenai pelarangan pemutaran film yang terjadi di Fakultas Ilmu Administrasi (FIA), walaupun anggapan itu secara Ad Hominem pasti ada keadaan dimana seseorang menyerang karakter lawan atau mempunyai motif untuk mempercayai sesuatu hal, namun menolak argumentasi tanpa mengoreksi kebenaran argumentasi lawan. Hari ini terjadi dehumanisme (penghilangan harkat manusia) manusia terdidik di ranah akademisi-birokrasi, ihwal pelarangan pemutaran film. Dalam dimensi kebudayaan film dapat menjadi bagian elemen yang mempunyai motif tertentu berkaitan dengan konteks yang berlaku di masanya. Rezim otoritarianisme memang sudah berlalu, namun multi-effect yang diberikannya selama tiga puluh dua tahun berkuasa tidak serta-merta tenggelam...

Read More