Notice: Function WP_Scripts::localize was called incorrectly. The $l10n parameter must be an array. To pass arbitrary data to scripts, use the wp_add_inline_script() function instead. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 5.7.0.) in /home/diannsor/public_html/wp-includes/functions.php on line 5866
Kabar Kampus Archives - Page 18 of 36 - DIANNS.ORG

Category: Kabar Kampus

19th Anniversary AMC: Back to Retro

Fotografer : M. Fakhrul Izzati Malang, dianns.org – Mengusung tema ‘Back to Retro’ dengan nama pagelaran Tjiamik Soro puncak dies natalis Administrasi Music Club (AMC) yang ke-19 menyita perhatian para pengunjung. Pagelaran Tjiamik Soro dimulai pukul 14.00, Jumat (06/06) yang bertempat di lapangan Basket Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya (FIA UB). Sinergi Aditya, Perencanaan Pembangunan 2013, selaku ketua pelaksana mengatakan bahwa pagelaran ini bertemakan retro, yang bergenre musik seperti dangdut tetapi bukan dangdut koplo melainkan musik swing dan rome. Selain tema yang menarik, dalam pagelaran Tjiamik Soro juga terdapat beberapa gerai yang menarik perhatian seperti Wild West, 5 Dimensi, Madam Mercy dan Museum AMC. “Dengan membayar Rp 1000,00 pengunjung dapat menikmati wahana berupa Wild West, 5 Dimensi atau Madam Mercy,” jelas Sinergi Aditya. Pemutaran layar tancep film warkop DKI dan penampilan Laki lokal, Deep Forest Symphony, Gelas kaca, Homeband FIB, Story of Gradina, dan DJ Seno juga memeriahkan Tjiamik Soro. “Acara puncak ini sebenarnya diadakan di Gazebo FIA UB. Namun, karena tidak mendapat ijin oleh pihak rektorat, acara ini diadakan di Lapangan basket FIA UB. Dengan pertimbangan dari pihak rektorat, gazebo masih dalam pembangunan,” tutur Sinergi Aditya. Aditya pun menambahkan harapan dies natalis AMC ke-19, AMC semakin sukses dalam berkarya dan berprestasi untuk FIA maupun UB. Reporter : Fidya...

Read More

Hari Terakhir, Empat Calon Ajukan Diri sebagai Kapel PKKMaba FIA 2014

Malang, dianns.org – Menyongsong ritual tahunan PKKMaba 2014 untuk menyambut mahasiswa baru Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIA UB bersiap diri dengan membentuk kepanitiaan PKKMaba. Agenda pertama yang dilakukan yakni memilih Ketua Pelaksana (Kapel) PKKMaba. Pemilihan Kapel PKKMaba 2014 memasuki babak baru. Pendaftaran calon Kapel PKKMABA sudah dibuka sejak senin lalu (26/5) dan ada 21 orang yang mengambil formulir pendaftaran Kapel PKKMABA 2014. Namun, sampai tanggal batas akhir pengembalian, hari ini Rabu (28/5) pukul 17:00 WIB, hanya ada empat orang yang mengembalikan formulir. “Hal itu sudah biasa memang,” ujar Tio Andiko selaku penanggungjawab PKKMaba ketika Dianns menanyakan tanggapan terkait pengembalian formulir. Praktis ada 4 (empat) orang yang maju sebagai calon Kapel PKKMaba tahun 2014. Antara lain Farid Ma’ruf, mahasiswa prodi Perencanaan Pembangunan angkatan 2012, M. Darmawan Saputra Perpajakan 2012, Laras Tri Wahyu Perpajakan 2012, dan Robert Akbar Pemerintahan 2012. Persyaratan yang wajib dipenuhi calon kapel PKKMaba tahun ini secara administratif antara lain mengisi formulir pendaftaran, mengumpulkan transkrip nilai mata kuliah, Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), Foto diri, menyertakan sertifikat/Surat keikutsertaan organisasi, sertifikat kelulusan PKKMaba, proposal konsep PKKMaba, dan essaybertema “Refleksi Demokrasi Kampus”. Dari seluruh persyaratan tersebut, keempat calon telah memenuhi persyaratan administratif secara lengkap. Agenda pemilihan Kapel PKKMaba selanjutnya adalah bedah proposal para calon Kapel oleh SC (Steering Committee) pada Kamis (29/5) yang dilanjutkan presentasi proposal dan debat terbuka para calon yang akan dilaksanakan...

Read More

Olimpiade Pajak : Langkah Awal Pencarian Bibit Unggul

Fotografer : Aliefiana F. V Malang, dianns.org – Penyelenggaraan babak semifinal dan final Olimpiade Perpajakan diadakan Minggu pagi (18/05) di Aula Gedung C lantai tiga Fakultas Ilmu Administrasi. Lomba yang dimulai dengan babak penyisihan pada hari Sabtu (17/05) ini berhasil meloloskan 4 tim yang terdiri atas tiga orang dari 18 tim yang berpartisipasi untuk melenggang ke semifinal. Olimpiade Pajak yang baru pertama kali diselenggarakan tahun ini mendatangkan tiga orang juri yaitu Mirza Maulinarhadi, SE,MSA,AK, DRS.Agus Sambodo, AK,SH,MSA,BKP, dan Yanto, SE,MSA,BKP. Disamping itu, soal-soal yang disampaikan pada perlombaan ini dibuat oleh tim dosen perpajakan FIA dari KPP (Kantor Pelayanan Pajak) dan IKPI (Ikatan Konsultan Pajak Indonesia. Berbicara mengenai soal, Danar Yuditya, salah satu anggota tim yang lolos ke babak semifinal dan final mengatakan bahwa soal-soal yang disampaikan lumayan sulit. Danar juga berkomentar mengenai minimnya kemeriahan lomba dan antusias mahasiswa perpajakan. Hal tersebut kiranya tak salah, dari puluhan kursi yang disediakan panitia untuk para suporter, hanya satu atau dua kursi yang terisi. Danar berpendapat bahwa hal tersebut dikarenakan kurangnya sosialisasi dari panitia kepada mahasiswa. “Kalau itu kita bebasin dari peserta semifinal buat bawa suporter, cuma mereka nggak ada yang bawa suporter ya mau gimana lain,: tutur Candra Eka, selaku ketua pelaksana menanggapi hal tersebut. Kegiatan Olimpiade Pajak merupakan realisasi dari program kerja divisi PSDA Himapajak yang bertujuan untuk mencari bibit-bibit yang dapat mewakili FIA dalam perlombaan pajak baik di luar fakultas...

Read More

Kongres IMABI XI, Unika Atma Jaya Boyong Juara Business Plan

Fotografer : Asti Faizati Malang, dianns.org – Tim Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta sukses meraih juara dalam kompetisi Business Plan pada acara Kongres dan Konfernas IMABI (Ikatan Mahasiswa Administrasi Bisnis) yang ke XI tahun 2014 di Aula Gedung A lantai 4 Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya, Jumat (9/5) kemarin. Dalam acara yang bertema CYEBER (Creative Young Entrepreneur for Better Business Resolution) ini, Donny dan Theo anggota tim Bussines Plan Unika Atma Jaya mengusung ide business plan berjudul “Maling” alias Makanan Keliling berhasil mengalahkan kompetitor lainnya dari sebelas universitas yang termasuk anggota IMABI. Disusul juara kedua yakni diraih oleh tim dari Universitas Jember dan posisi ketiga diraih oleh Politeknik Negeri Ujung Pandang. Usai Kongres dan penyerahan hadiah piagam penghargaan dan tropy juara yang secara simbolis diserahkan oleh Dr. Sri Mangesti Rahayu MSi, selaku Pembantu Dekan III Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya, mereka mengaku bangga dengan prestasi yang diraih dan ingin mengembangkan ide kreatif ini. “Kedepan, setelah lulus kuliah kami ingin kembangkan dan mengimplementasikannya , karena konsep ‘maling’ ini sangat menarik dan terkonsep dengan jelas target segmentasi pasarnya, dan saya ingin membuat riset marketing untuk mengembangkannya,” ujar Donny, mahasiswa yang hobi riset ini. Lebih lanjut Donny berpesan, untuk business plan selanjutnya diharapkan dapat mengangkat tema sosio-entrepreneur yang lebih menekankan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi masalah kemiskinan di Indonesia. “Saat ini semakin bertambahnya jumlahenterpreneurtidak mengurangi angka kemiskinan, yang tidak bisa diselesaikan pemerintah,...

Read More

Ujian Awal Sang Rektor Baru

Fotografer : Asti Faizati Malang, dianns.org – Menurunnya akreditasi Universitas Brawijaya menjadi B, menjadi permasalahan yang dihadapi rektor terpilih Universitas Brawijaya (UB) Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri. Permasalahan ini menjadi tema sharing dan diskusi masalah umum dan administrasi (SERDADU MUSI) di Gedung Prof Taher Alhabsyi, lantai 1, Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB). Dengan tema yang bertuliskan “B UNIVERSITAS atau AKREDITAS?”, diskusi dimulai pukul 16.00 WIB dengan sambutan dari Dekan FIA, Prof. Dr. Bambang Supriyono (05/05). Dalam diskusi ini Prof. Bisri menjelaskan kronologi peristiwa turunnya akreditasi UB. Prof Bisri juga merupakan ketua tim akreditasi UB, “Terdapat dua hal yang disesali, pertama saat penilaian olehasesor ada dosen dan mahasiswa yang melenceng dari apa yang sudah di arahkan oleh tim kami. Kedua, ada kesalahan penafsiran penilaian poin antara kami dengan para asesor. Dari 100 pertanyaan di borang akreditasi, nilai yang harus didapat untuk mendapatkan akreditasi A adalah 361 sedangkan UB hanya mendapatkan 357,” jelasnya. Selain Prof. Bisri, Akhmad Hadi Faqih Syaikhu, Anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Brawijaya (DPM UB) juga turut menjadi pemateri. Ia berpendapat bahwa penyebab menurunnya akreditasi UB adalah jumlah mahasiswa yang terlalu banyak. Menanggapi hal tersebut Prof Bisri mengatakan bahwa akan menekan jumlah mahasiswa yang masuk dengan masterplan berbasis daya tampung. “Penerapan Masterplan berbasis daya tampung ini sudah pernah dilaksanakan di Fakultas Teknik ketika saya menjadi Dekan Fakultas Teknik,” ungkapnya. Saat sesi terakhir tanya jawab, Akhmad Hadi juga...

Read More