Category: Actual

Kado SBY Untuk Buruh

Foto: Globalpost.com Malang, dianns.org. Kado spesial telah dipersiapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat May Day atau Hari Buruh Internasional yang diperingati pada Rabu (1/5) mendatang. Seperti yang dilansir Kompas.com, pemerintah akan menjadikan peringatan May Day sebagai Hari Libur Nasional mulai tahun 2014. Pada tahun 2012 lalu, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono menetapkan jumlah libur nasional tahun 2013 sebanyak 19 hari. Sehubungan adanya keputusan pemerintah mengenai hari libur saat May Day, maka total libur nasional tahun ini sebanyak 20 hari. Rencananya, Presiden SBY akan menyampaikan kado tersebut dalam pertemuan dengan pimpinan dan buruh PT Maspion serta PT Unilever di JawaTimur, Rabu (1/5). Keputusan ini telah dinantikan cukup lama oleh buruh yang tergabung dalam berbagai organisasi pekerja. Dikutip dari Merdeka.com, “Dalam kunjungannya di PT Maspion dan PT Unilever di Surabaya, JawaTimur, pemerintah akan memberikan kado istimewa, kado itu adalah menetapkan 1 Mei sebagai hari libur nasional. Ini akan dilaksanakan pada tahun mendatang,” ungkap Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (29/4). Menjadikan May Day sebagai Hari Libur Nasional hanyalah satu dari beberapa tuntutan buruh yang selama ini diperjuangkan. Permasalahan upah minimum bahkan penghapusan sistem kerja kontrak, perlindungan terhadap TKI/TKW, dan berbagai isu krusial lainnya, masih menjadi momok yang senantiasa disuarakan saat demo peringatan May Day. Perjuangan buruh untuk menuntut haknya ini akan terus berlanjut, hingga pemerintah berani menunjukkan sikap dan memberikan penyelesaian yang tidak hanya menguntungkan pihak-pihak tertentu. Beberapa titik di kota-kota besar...

Read More

10 Menit Bersama Prisia Nasution

Fotografer: Siska Wahyu Malang, LPMDIANNS.com – Bertempat di Universitas Muhammadiyah Malang Dome, LA Movie Day Out 2013 Malang digelar, Sabtu (20/04/2013). Rangkaian acara disajikan untuk para pengunjung dan peserta LA Movie Day Out 2013 Malang mulai dari movie corner, casting, workshop, zona idea to script, zona pre-production, zona production, zona post production, stage perform, the expert,sampai food beverage. Salah satu workshop yang bertema ‘How To Direct A Musical Scene’ manampilkan aktris ternama Prisia Nasution. Dalam sesi ini, aktris yang meraih Pemeran Utama Wanita Terbaik Piala Citra FFI 2011 berkat aktingnya dalam film Sang Penari ini menampilkan kelihaiannya berakting di depan kamera yang disutradarai oleh Hanny R Saputra. Ia berperan sebagai Luna, sosok wanita yang berada di persimpangan antara cinta dan materi yang terjerat dalam sebuah pernikahan dengan seorang penyanyi tampan kaya raya tapi egois dan suka memukul, hingga akhirnya jatuh hati dengan laki-laki autis yang penuh perhatian dan kasih sayang. Cerita itu dikemas dalam beberapa scene yang berjudul “Realita Cinta”. Film Televisi (FTV) menjadi debut pertama karirnya di dunia layar kaca. “Saya dulu awalnya dari FTV baru main di film.” ungkapnya. “Tidak ada perbedaan lebih enak mana antara main FTV atau film. Kalau dalam FTV ada pembelajaran keluar masuk karakter dengan cepat. Kalau film ada waktu panjang untuk pendalaman karakter sehingga kita bisa lebih mengenal karakter tersebut.” paparnya. Aktris yang mengawali debut film pertamanya dalam film Sang Penari ini juga mengatakan bahwa dia tidak...

Read More

Flashmob “Ceria” Ala Anak Jalanan

fotografer: Dio Rachmad Malang, dianns.org. – Minggu Pagi (31/03/2013), suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Ijen, Malang sedikit berbeda dari minggu sebelumnya. Sekitar pukul 07.40 wib terlihat anak-anak muda menggunakan kaos hitam bertuliskan “Save Street Child” berkumpul di depan Perpustakaan Pusat Kota Malang. Mereka melakukan tarian flashmob diiringi lagu “Move Like a Jagger” dari Maroon V bersama anak jalanan dan pengunjung CFD. Kegiatan ini sebagai agenda utama untuk merayakan hari jadi komunitas Save Street Child (SSC) Malang yang pertama. Komunitas yang consent terhadap pembinaan dan pemberdayaan anak-anak jalanan. Perayaan ULTAH ini sendiri, mengusung tema “Love and Share” dengan tagline “Reach your dream, lead your way”. Acara berlanjut dengan penampilan grup akustik anak jalanan dari daerah Muharto dan Sukun. Mereka masing-masing menyanyikan 2 lagu diiringi alat musik gitar dan ukulele. Acara ditutup dengan launching jingle SSC Malang berjudul “Kita Berbagi” dan dinyanyikan secara bersama-sama. Tujuan dari acara ini adalah untuk menyadarkan masyarakat bahwa keberadaan anak jalanan bak mutiara terpendam, ungkap indri bendahara SSC MALANG. Diharapkan kehadiran komunitas ini dapat membuat masyarakat sadar dan peduli terhadap nasib anak jalanan di Kota Malang, jelasnya. Ketika wartawan DIANNS menanyakan apakah PEMKOT MALANG ikut berpartisipasi pada acara ini. Arsyad selaku ketua pelaksana HUT SSC MALANG menjawab “Partisipasi pemkot tidak ada sama sekali. Kita sudah mengajukan proposal tapi jawabannya tidak ada anggaran untuk kegiatan sosial”. Pada acara hari ini, SSC Malang mengundang beberapa keluarga SSC dari kota lainnya seperti, SSC Surabaya, SSC Blitar, SSC Jember, dan SSC...

Read More

Anies Baswedan Sindir Politisasi Pemilihan Rektor

Fotografer: Anggelia Hayu Lestari Malang, DIANNS.org – Rektor Universitas Paramadina, Anies Baswedan, menyindir fenomena politisasi kepemimpinan yang sering terjadi di beberapa kampus di Indonesia. “Masalah yang kerap kali terjadi pada kepemimpinan kampus adalah tarik-menarik antara faksi-faksi politik.” ujarnya pada Seminar Nasional Pendidikan Kebangsaan “Merajut Asa di tengah Masalah Pelik Bangsa” yang digelar di Aula Pesantren Al-Hikam, Malang, Minggu sore (23/03). Penggagas Indonesia Mengajar tersebut menilai bahwa politik tarik-menarik kepemimpinan kampus tak ada hubungannya dengan tanggung jawab yang seharusnya mereka emban setelah terpilih. “Padahal sebenarnya tidak ada hubungannya dengan tanggung jawab yang akan mereka emban setelah terpilih.” ujarnya. Peryataan Anies tersebut disampaikan untuk menjawab pertanyaan salah satu peserta seminar yang menyinggung tentang terjadinya politisasi pemilihan rektor di salah satu kampus di Malang. Kedatangan Anies dalam seminar yang berlangsung selama dua jam tersebut disambut antusias dengan penuhnya peserta yang memadati aula. Setelah mengisi seminar, Anies dijadwalkan untuk menghadiri Cangkruk Bareng Anies Baswedan di Rumah Makan Inggil. Reporter: Karima...

Read More

Live Review: LA Lights Concert Virtual World 2012, Malang

Fotografer: Aryo R Malang, dianns.org – Rabu (31/10/2012) malam kemarin tepatnya pukul 18.30 WIB, di pelataran Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang sudah ramai didatangi banyak orang. Mereka mengantri untuk menyaksikan acara “LA Lights Concert Virtual World 2012”. Konser ini mendatangkan penyanyi-penyanyi ternama di indonesia, seperti Joshua March, Raisa Andriana, Judika, dan Tompi. Tidak hanya di Malang, acara ini juga akan berlangsung di berbagai kota di indonesia. Pada pukul 20.15 WIB acara LA Lights Concert Virtual World 2012 dibuka. Dimulai dengan penampilan dari Joshua March, pemenang Meet The Labels 2011. Uniknya Joshua tidak hanya bernyanyi, tapi dia juga sangat apik memainkan saxophone – nya. Lagu pertama yang ia bawakan adalah lagu hits dari Adele, Rolling In The Deep. Selanjutnya pria berumur 23 tahun itu berkesempatan menyanyikan singel berjudul “Cumi”. Acara dilanjutkan dengan penyanyi cantik pendatang baru, Raisa. Mengenakan gaun berwarna putih yang sangat anggun, Raisa memulai penampilannya malam itu. Lagu “Melangkah” dipilih Raisa untuk membuka penampilnnya yang dilanjutkan dengan lagu-lagu dari album, “Serba Salah” dan “Cinta Sempurna”. Tidak hanya berhenti sampai disitu, tanpa ragu Raisa menunjukkan kualitas vokalnya dengan lagu dari Beyonce berjudul “Listen” dengan sentuhan akustik keyboard. Tepukan dan teriakan yang sangat meriah diberikan oleh para penonton yang berasal dari berbagai usia saat “Inginku bunuh pacarmu saat kau cium pipi merahmu …” dibawakan oleh Raisa. Pada lagu Dewa 19 ini ia menunjukkan kualitas vokal yang bisa diacungi jempol. Sekitar pukul 21.30 WIB, Judika keluar dari belakang panggung dan serentak penonton yang hadir buat Graha...

Read More