Salatiga Kota Merah: Upaya Rekonsiliasi Sejarah Berujung Penarikan Paksa
Reporter: Dea Kusuma Riyadi Malang, dianns.org – Lima puluh tahun sudah berlalu, pasca pembantaian yang menyebabkan ratusan bahkan hingga jutaan nyawa manusia tak berdosa melayang. Mereka dibantai secara biadab akibat dituduh menjadi simpatisan partai berlambang palu arit tahun 1965. Seolah menjadi kabut tebal, tragedi berdarah itu tak kunjung terkuak. Hingga era Reformasi, siapa dalang di balik aksi pembantaian massal tersebut masih menjadi suatu misteri. Rezim Orde Baru memang telah tumbang, namun upaya untuk mengungkap fakta atas tragedi kemanusiaan itu belum juga menemukan titik terang. Stigma ateis yang ditanamkan rezim Orde Baru pada para korban pembantaian massal 1965 masih melekat...
Read More