Kompor Belakang
Aku yang berdiri disini, tonggak-tonggak kemenangan Berbujuk luka yang sama, kepada kawan Mengorbankan bara-bara kecil untuk melawan Mendirikan tiang-tiang kekuatan Kulilitkan ramuan-ramuan kemenangan Diriku selalu bersama mereka, mereka yang selalu terluka Jika tinggalnya dihisap lintah-lintah darat pemburu dunia Makananku hanya keberanian Obatku hanya bayang-bayang kehancuran Begitu sampai kapanpun aku tetap bersama mereka Bukan seperti cacing-cacing kremi pengkhianat dan berdusta Merangkul seperti kawan ternyata memantau dari belakang tidak akan ada penyesalan, jika ini memang pengorbanan Tubuh ini takkan merasa gagal Jika ini memang untuk tinggalku dan kawan-kawan Komporku selalu menyala dari belakang Penulis: Widya...
Read More