Notice: Function WP_Scripts::localize was called incorrectly. The $l10n parameter must be an array. To pass arbitrary data to scripts, use the wp_add_inline_script() function instead. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 5.7.0.) in /home/diannsor/public_html/wp-includes/functions.php on line 5866
Actual Archives - Page 17 of 26 - DIANNS.ORG

Category: Actual

PP Pengupahan: Formulasi Upah Buruh Berdasarkan Laju Perekonomian

Reporter: Nurhidayah Istiqomah dan Muhammad Bahmudah Malang, dianns.org – Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Oktober 2015 lalu. PP ini mengatur tentang mekanisme pengupahan buruh berdasarkan ketentuan penghasilan yang layak seperti yang termaktub dalam pasal 4. Pasal tersebut menjelaskan penghasilan buruh terdiri dari pendapatan upah dan pendapatan non upah. Formulasi perhitungan upah buruh tidak lagi berdasarkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) melainkan berdasarkan laju perekonomian negara berupa Produk Domestik Bruto (PDB) dan inflasi. Formulasi pengupahan buruh berdasar laju perekonomian negara yang dianut oleh PP ini disinyalir lebih memihak para pemilik modal...

Read More

Beritakan Pasir Besi, Wartawan Diteror

Reporter: Resti Syafitri dan Clara Dilasanti Malang, dianns.org – Pasca insiden penganiayaan aktivis Forum Petani Anti-Tambang di Lumajang, aksi teror pembunuhan kembali terjadi. Setelah penganiayaan yang menewaskan Salim Kancil dan menyebabkan Tosan luka parah pada 26 september 2015 silam, kini aksi teror menimpa tiga orang wartawan televisi. Ketiga wartawan televisi tersebut aktif melakukan peliputan terkait penambangan pasir besi ilegal di Lumajang. Wawan Sugiono wartawan TV-One, Abdurrohman wartawan Kompas TV, dan Ahmad Arif Ulinnuha wartawan JTV mengaku mendapatkan Short Message Service (SMS) yang bernada teror. Pesan singkat yang dikirim pada Kamis, 5 November 2015 tersebut berasal dari nomor yang sama. Dalam pesan singkat tersebut,...

Read More

Revitalisasi Hutan Kota Malabar: Belum Ada Kejelasan, Aliansi Akan Somasi Pihak Otsuka

Reporter: Candra Eka Prasetya Malang, dianns.org – Pasca pencabutan program corporate social responsibility (CSR) yang dilakukan PT Amerta Indah Otsuka, hingga saat ini belum ada kejelasan bagaimana nasib revitalisasi Hutan Kota Malabar selanjutnya. Proses revitalisasi yang telah berjalan 20 persen, kini ‘mangkrakâ’ di tengah jalan dan meninggalkan jejak kerusakan ekologis di berbagai sudut Hutan Kota Malabar. Pihak Aliansi Masyarakat Peduli Hutan Kota Malabar menganggap PT Amerta Indah Otsuka tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang telah ditimbulkan dari proses revitalisasi ini. Selama status quo, langkah yang akan dilakukan Aliansi Masyarakat Peduli Hutan Kota Malabar adalah mensomasi pihak otsuka jika tidak segera melakukan restorasi ekologis....

Read More

Satu Tahun Kinerja Jokowi-Jk: Kepuasan Publik Rendah

Reporter: Danar Yuditya dan Fadhila Isniana Malang, dianns.org – Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Moh. Jusuf Kalla (JK) genap memasuki masa satu tahun, pasca dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2014 silam. Saat ini, hasil kerja pemerintahan Jokowi-Jk selama satu tahun terus menjadi sorotan di kalangan masyarakat. Berdasarkan hasil survei lembaga Centre for Strategic and International Studies (CSIS), kepuasan masyarakat Indonesia terhadap kinerja pemerintah hanya sekitar 50,6 persen. Angka ini menunjukan tingkat kepuasaan publik yang rendah dibanding dengan kepercayaan publik terhadap Jokowi sebesar 79,7 persen. Ketidakpuasan publik terbesar ada di bidang ekonomi yakni 69,1 persen, di bidang politik 53,8...

Read More

Festival Mata Air 2015: Melindungi Mata Air dan Menjaga Lingkungan

Reporter: Mechelin D Sky Batu, dianns.org – Warga Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur kembali menggelar Festival Mata Air untuk yang keempat kalinya pada tanggal 23 hingga 25 Oktober 2015. Kegiatan yang sudah diadakan selama empat tahun berturut-turut ini merupakan inisiatif warga terhadap kondisi mata air Gemulo yang terus berkurang. Padahal mata air Gemulo ini sangat membantu para warga dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Selain keadaan mata air Gemulo yang terus berkurang di setiap tahunnya. Pada tahun 2012 area mata air Gemulo terancam akan dibangun hotel. Selain krisis mata air Gemulo yang mendasari terjadinya Festival Mata Air. Keadaan mata air...

Read More