Notice: Function WP_Scripts::localize was called incorrectly. The $l10n parameter must be an array. To pass arbitrary data to scripts, use the wp_add_inline_script() function instead. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 5.7.0.) in /home/diannsor/public_html/wp-includes/functions.php on line 5866
Actual Archives - Page 16 of 26 - DIANNS.ORG

Category: Actual

Revisi UU KPK Dinilai Lemahkan KPK

Akmal Adi Cahya (kiri) selaku Kepala Divisi Adokasi Malang Corruption Watch (MCW) memaparkan sejarah pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam diskusi publik yang bertema “Menolak Revisi Undang-Undang KPK” di Wisma Kalimetro pada Selasa, 9 Februari 2016. Reporter: Hendra Kristopel Malang, dianns.org – Revisi Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) dinilai sebagai salah satu upaya pelemahan lembaga tersebut. Kepala Divisi Advokasi Malang Corruption Watch (MCW), Akmal Adi Cahya, menyatakan pihak legislatif memandang revisi UU ini untuk menguatkan KPK, tetapi substansinya justru melemahkan. Selain itu, independensi KPK juga menjadi sasaran dari revisi UU tersebut. “Independensi KPK pun akan semakin digerus oleh...

Read More

PPMI Kota Makassar: Cabut UU Pendidikan Tinggi!

Perwakilan PPMI Kota Makassar (merah dan biru) saat menyampaikan tuntutan pencabutan UU PT kepada Asep Supanda, Kasubdit Minat, Bakat, dan Organisasi Kemahasiswaan Kemenristek Dikti (kanan), dalam Seminar Nasional Dies Natalies PPMI ke-23 di Universitas Muhammadiyah Semarang pada Sabtu, 30 Januari 2016. Reporter: Dinda Indah Asmara Semarang, dianns.org – Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) Kota Makassar menuntut pencabutan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi atau yang dikenal dengan UU PT dalam seminar nasional pada Sabtu, 30 Januari 2016. Tuntutan dilayangkan kepada Asep Supanda, selaku Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Minat, Bakat, dan Organisasi Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi...

Read More

Pasca Kasus Pemecatan, Mahasiswa UNJ Terancam Dipidana

Reporter: Dinda Indah Asmara Malang, dianns.org – Selama tiga puluh dua tahun Orde Baru (Orba) berkuasa, kerap terjadi pengekangan terhadap kebebasan berpendapat dan berekspresi. Bukti dari pengekangan di masa itu adalah terjadinya pemberedelan terhadap pers. Majalah Tempo, Editor, dan Detik merupakan sejumlah media massa yang pernah diberedel pada rezim otoriter Soeharto. Alasan pemberedelan adalah kritik yang dilayangkan oleh beberapa media massa tersebut dianggap menyudutkan Presiden Soeharto dan kroni-kroninya. Kini, pasca tujuh belas tahun runtuhnya Orba, pengekangan terhadap kebebasan berpendapat masih terjadi. Salah satu kasusnya adalah pemecatan Ronny Setiawan, mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) jurusan Pendidikan Kimia. Ketua Umum Badan Eksekutif...

Read More

Tribunal, Tempat Raih Keadilan Tragedi 65

Reporter: Danar Yuditya dan Satria Utama Malang, dianns.org – Pengadilan rakyat telah diselenggarakan di Den Haag, Belanda pada 10-13 November 2015 bertepatan dengan setengah abad tragedi pembantaian anggota Partai Komunis Indonesia (PKI), simpatisan, dan pihak nasionalis pada 1965. Tribunal ini sebagai upaya untuk meraih keadilan bagi para korban. Tribunal tersebut digagas oleh International People’s Tribunal 1965 (IPT 65) yang terhimpun dari kalangan aktivis dan peneliti nasional maupun internasional. Pengadilan rakyat formal ini mendorong negara Indonesia untuk meminta maaf kepada para korban dan melakukan pelurusan sejarah. Putusan pengadilan rakyat akan dibacakan di Jenewa, Swiss pada 11 Maret 2016. Di lain kesempatan,...

Read More

Tuntut Kebebasan HAM, Satu Anggota HMI Derita Luka Bakar

Reporter : Dinda Indah Asmara dan Hayu Primajaya Malang, dianns.org – Dalam rangka memeringati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) dan Anti Korupsi, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Malang menggelar aksi di depan Balai kota pada Kamis (10/12). Massa menuntut agar pemerintah menjamin kebebasan HAM dan segera menyelesaikan beberapa kasus pelanggaran HAM, seperti kematian Munir yang belum tuntas hingga saat ini. Aksi tersebut sempat diwarnai dengan pembakaran ban dan kemudian dihentikan oleh anggota Kepolisian Resor (Polres) Kota Malang. Buntut dari insiden tersebut, satu orang anggota HMI menderita luka bakar. Aksi yang digelar oleh HMI tersebut sebenarnya merupakan bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap...

Read More