Notice: Function WP_Scripts::localize was called incorrectly. The $l10n parameter must be an array. To pass arbitrary data to scripts, use the wp_add_inline_script() function instead. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 5.7.0.) in /home/diannsor/public_html/wp-includes/functions.php on line 5866
Actual Archives - Page 16 of 26 - DIANNS.ORG

Category: Actual

PPMI Kota Makassar: Cabut UU Pendidikan Tinggi!

Perwakilan PPMI Kota Makassar (merah dan biru) saat menyampaikan tuntutan pencabutan UU PT kepada Asep Supanda, Kasubdit Minat, Bakat, dan Organisasi Kemahasiswaan Kemenristek Dikti (kanan), dalam Seminar Nasional Dies Natalies PPMI ke-23 di Universitas Muhammadiyah Semarang pada Sabtu, 30 Januari 2016. Reporter: Dinda Indah Asmara Semarang, dianns.org – Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) Kota Makassar menuntut pencabutan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi atau yang dikenal dengan UU PT dalam seminar nasional pada Sabtu, 30 Januari 2016. Tuntutan dilayangkan kepada Asep Supanda, selaku Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Minat, Bakat, dan Organisasi Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi...

Read More

Pasca Kasus Pemecatan, Mahasiswa UNJ Terancam Dipidana

Reporter: Dinda Indah Asmara Malang, dianns.org – Selama tiga puluh dua tahun Orde Baru (Orba) berkuasa, kerap terjadi pengekangan terhadap kebebasan berpendapat dan berekspresi. Bukti dari pengekangan di masa itu adalah terjadinya pemberedelan terhadap pers. Majalah Tempo, Editor, dan Detik merupakan sejumlah media massa yang pernah diberedel pada rezim otoriter Soeharto. Alasan pemberedelan adalah kritik yang dilayangkan oleh beberapa media massa tersebut dianggap menyudutkan Presiden Soeharto dan kroni-kroninya. Kini, pasca tujuh belas tahun runtuhnya Orba, pengekangan terhadap kebebasan berpendapat masih terjadi. Salah satu kasusnya adalah pemecatan Ronny Setiawan, mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) jurusan Pendidikan Kimia. Ketua Umum Badan Eksekutif...

Read More

Tribunal, Tempat Raih Keadilan Tragedi 65

Reporter: Danar Yuditya dan Satria Utama Malang, dianns.org – Pengadilan rakyat telah diselenggarakan di Den Haag, Belanda pada 10-13 November 2015 bertepatan dengan setengah abad tragedi pembantaian anggota Partai Komunis Indonesia (PKI), simpatisan, dan pihak nasionalis pada 1965. Tribunal ini sebagai upaya untuk meraih keadilan bagi para korban. Tribunal tersebut digagas oleh International People’s Tribunal 1965 (IPT 65) yang terhimpun dari kalangan aktivis dan peneliti nasional maupun internasional. Pengadilan rakyat formal ini mendorong negara Indonesia untuk meminta maaf kepada para korban dan melakukan pelurusan sejarah. Putusan pengadilan rakyat akan dibacakan di Jenewa, Swiss pada 11 Maret 2016. Di lain kesempatan,...

Read More

Tuntut Kebebasan HAM, Satu Anggota HMI Derita Luka Bakar

Reporter : Dinda Indah Asmara dan Hayu Primajaya Malang, dianns.org – Dalam rangka memeringati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) dan Anti Korupsi, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Malang menggelar aksi di depan Balai kota pada Kamis (10/12). Massa menuntut agar pemerintah menjamin kebebasan HAM dan segera menyelesaikan beberapa kasus pelanggaran HAM, seperti kematian Munir yang belum tuntas hingga saat ini. Aksi tersebut sempat diwarnai dengan pembakaran ban dan kemudian dihentikan oleh anggota Kepolisian Resor (Polres) Kota Malang. Buntut dari insiden tersebut, satu orang anggota HMI menderita luka bakar. Aksi yang digelar oleh HMI tersebut sebenarnya merupakan bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap...

Read More

Revitalisasi Hutan Malabar Berlanjut, Desain Belum Final

Reporter: M. Candra Eka Prasetya Malang, dianns.org – Setelah mangkrak sejak September lalu, kini proses revitalisasi Hutan Kota Malabar akan segera dilanjutkan kembali. PT Amerta Indah Otsuka yang sebelum secara resmi mencabut program Corporate Social Responbility (CSR) atas revitalisasi Hutan Kota Malabar, kini kembali menggelontorkan dana untuk revitalisasi Hutan Kota Malabar. Hal tersebut diungkapan oleh Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang bahwa perusahaan produsen minuman isotonik itu akan kembali menggarap revitalisasi Hutan Kota Malabar, namun dengan desain yang tidak mengubah fungsi hutan kota menjadi taman kota. “Otsuka saat rapat kerja kemarin siap untuk kembali dengan syarat ada dukungan...

Read More