Notice: Function WP_Scripts::localize was called incorrectly. The $l10n parameter must be an array. To pass arbitrary data to scripts, use the wp_add_inline_script() function instead. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 5.7.0.) in /home/diannsor/public_html/wp-includes/functions.php on line 5866
LPM DIANNS

Author: LPM DIANNS

Tak Henti Mengemudi

“Cesss” suara rem angin sebuah bus yang berbunyi sesaat sebelum berangkat meninggalkan garasinya. Terlihat sebuah bus pariwisata berwarna biru dengan corak yang indah dan bertuliskan Mahkota menyusuri jalanan yang saat itu sedang ramai menuju tempat penjemputan. Dibalik kemudi besarnya terdapat seorang pria berbadan tanggung yang murah senyum. Pria berumur 39 tahun itu sangat lihai dalam membawa bus nya melewati keramaian kota. Suharno namanya, namun biasa dipanggil Pak Harno atau Pak No. Hari itu Pak Harno akan mengantarkan rombongan wisata ke ibu kota. Sesampainya di lokasi penjemputan beliau mengajak untuk ngopi di warung yang berada tak jauh dari bisnya berhenti....

Read More

Daur Ulang Akal Sehat

Peladjarilah sedjarah-perdjoanganmu-sendiri jang sudah lampau, agar supaja tidak tergelintjir dalam perdjoanganmu jang akan datang. Pesan terakhir dalam pidato Soekarno pada 17 Agustus 1966 Mengenang misteri lampau yang tak kunjung terpecahkan   Ilustrator: Abdillah...

Read More

Kisah Melodi dalam Ruang Terbatas

Penulis: Rifqah Dita Nabilah dan Nur Fatimah Malang, dianns.org– Di bawah teriknya matahari siang itu kendaraan kami melaju menuju ke sebuah tempat yang kami temukan di situs internet. Museum Musik Indonesia namanya. Letaknya di Gedung Gajayana. Tergambar dalam bayangan kami sebuah gedung besar berisikan berbagai alat musik dan cerita historis dibaliknya. Kami pun berharap menemukan suatu kepuasan di sana. Setibanya kami di sana, perasaan kecewa sempat melanda tatkala melihat luas ruangan itu tidak seperti bayangan kami. Tidak cukup besar, kira-kira sebesar rumah minimalis, tepatnya 20 dikali 10 meter. Kami pun melangkahkan kaki memasuki ruangan itu. Tercengang dengan apa yang ada...

Read More

Dobrak Media Alternatif Lewat Persma

Reporter: Iqbal Achmad W. dan Putri Ayu S. Kekosongan posisi dalam segi pemberitaan yang ditinggalkan oleh media mainstream, yang hanya mengutamakan profit, datang media alternatiflah untuk mengisi kekosongan tersebut dalam memberitakan dan menginformasikan suatu isu yang terjadi di masyarakat. Hal ini diungkapkan oleh Abdul Wahid, selaku pemateri dalam Diskusi Pers Mahasiswa (Persma) Diskursus Publik Di Antara Media Mainstream dan Media Alternatif pada Selasa, 13 Februari 2018 di Omah Diksi. Dari kondisi tersebut dimana media mainstream terkekang oleh lingkaran kapital muncul media alternatif untuk menyajikan sebuah berita yang berbeda dan memberikan pemahaman kepada publik. Media alternatif perlu memberikan informasi yang...

Read More

Pawon

Penulis: Dinda Indah Asmara Suara cetik api terdengar. Titik api memberi sedikit lihat dalam ruangan gelap pekat. Dimar yang telah nyala lalu dipindahkan ke atas meja. Cahayanya jadi semakin meluas dan mata lebih leluasa untuk melihat isi ruangan. Temboknya yang berbata merah, panci-panci berpantat hitam yang digantung berjejeran, rak piring kayu, juga gentong tanah liat dekat pawonan kini terlihat meski dalam keremangan. Ruangan itu adalah dapur yang sederhana. Orang Jawa menyebutnya pawon. Tangan keriput yang juga menyalakan dimar tadi lalu meraih blarak. Gerakannya menimbulkan suara kresek kresek yang agak riuh. Segenggam daun kelapa kering berhasil ia ambil. Ia lalu...

Read More