Notice: Function WP_Scripts::localize was called incorrectly. The $l10n parameter must be an array. To pass arbitrary data to scripts, use the wp_add_inline_script() function instead. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 5.7.0.) in /home/diannsor/public_html/wp-includes/functions.php on line 5866
LPM DIANNS

Author: LPM DIANNS

Gaji Seuprit, Guru Ikut Menjerit

Kesejahteraan guru adalah salah satu topik yang tidak ada habisnya. Topik ini akan selalu hangat untuk dibahas karena sampai sekarang kesejahteraan guru masih jauh dari kata layak. Tugas yang dipikul seorang guru yang sangat berat tidak diimbangi dengan kesejahteraan yang memadai. Hal ini tentu menimbulkan kesenjangan antara apa yang mereka lakukan dan apa yang mereka dapatkan. Guru yang menjadi salah satu SDM yang berpengaruh dalam kemajuan bangsa, malah mendapatkan kesenjangan yang luar biasa perihal gaji dan tugas yang mereka dapat dan lakukan. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut salah satu caranya adalah guru harus mempunyai side job demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di beberapa media sosial, sejumlah guru honorer menunjukkan penghasilannya dalam sebulan yang jauh dari Upah Minimum Kabupaten (UMK), gaji guru honorer di daerah berkisar Rp300.000,00 hingga Rp800.000,00 per bulan. Jumlah gaji tersebut tentu tidak akan mampu menunjang kehidupan mereka, apalagi di masa sekarang dengan keadaan segala harga kebutuhan pokok yang terlampau tinggi. Jika dipaksa untuk berhemat-pun jumlah gaji tersebut masih belum mampu memenuhi kebutuhan mereka. Tidak cukup disitu, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa 42% masyarakat yang terjerat kasus pinjaman online (pinjol) ilegal adalah guru. Mengutip dari akun media sosial Instagram @furqanamc, “Sudah dinista bertahun-tahun, terjerat pula lehernya”. Sudah jelas jika hal ini terjadi akibat dari tidak ada solusi yang dapat diberikan kepada para guru di Indonesia. Mau bagaimana lagi ? Mereka tentu akan berlari mencari berbagai macam cara...

Read More

LENTERA MALAM

Langit malam bagaikan tirai hitam tanpa bintang, hanya bulan purnama yang memancarkan cahayanya yang temaram. Aku duduk di kursi tua di samping ranjang ayah, mataku tak lepas dari wajahnya yang pucat pasi. Demamnya tak kunjung mereda, dahinya terasa panas membara. Batuknya yang sesekali terdengar seperti jeritan kecil menembus keheningan malam. Ayah terbaring lemas, badannya kurus kering tak seperti sosoknya yang dulu begitu gagah dan penuh energi. Aku tahu dia sakit parah, tapi dia menolak keras untuk dibawa ke rumah sakit. Trauma masa lalunya masih membekas, kenangan pahit tentang pelayanan buruk yang diterimanya dari rumah sakit masih menghantui. “Nak, tolong...

Read More

BUKA SUARA PERIHAL PENEGAKAN HUKUM DAN PRINSIP ETIKA TANAH AIR, CIVITAS AKADEMIKA UB DEKLARASIKAN SIKAP

Pernyataan sikap tentang penegakan hukum dan etika demokrasi di Indonesia digaungkan oleh Dewan Profesor Universitas Brawijaya (UB) dengan mengundang seluruh civitas akademika pada Selasa (6/2/2024). Diawali diskusi tertutup oleh Dewan Profesor UB di lantai 7 Gedung F Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) UB, kegiatan dilanjut dengan pembacaan dokumen pernyataan sikap secara terbuka dan disaksikan oleh sejumlah media di depan gedung rektorat, serta dihadiri oleh dosen, mahasiswa, alumni UB. Prof. Sukir Maryanto, S.Si., M.Si., sebagai perwakilan dari Dewan Profesor menyampaikan bahwa pernyataan sikap ini muncul sebagai respon atas adanya dinamika politik di Indonesia. Dalam pelaksanaannya diperlukan koreksi total dalam mewujudkan semangat...

Read More

Sang Bijaksana

Sang Bijaksana   Aku datang sebagai manusia kosong Kata Ibu: Aku adalah kecil yang harus disempurnakan Diriku penuh akan kosong, katanya Aku lahir hanya dengan menyuarakan tangis, bukan dengan suara hapalan perkalian Kemudian tatkala pagi menjunjung mentari Aku diantar Ibu pada seorang bijaksana Dengannya Aku dibasuh ensiklopedia Direndam pada hitungan matematika Diuji pada soal memabukkan Sampai diriku tumbuh dewasa Sampai dengan kosong yang penuh akan wawasan Kata Ibu: Kamu harus berterima kasih pada sang bijaksana   Penulis : Fatiha Azzahra Editor : Ocvita...

Read More

Peringatan Reformasi, Aksi Kamisan Gaungkan Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Aksi Kamisan Malang gelar unjuk rasa tagih janji Presiden Joko Widodo terhadap cita-cita Indonesia pasca reformasi di depan Balai Kota Malang (25/05). Aksi ini mengusung tema “Refleksi Cita-Cita Reformasi Indonesia” yang diangkat sebagai tuntutan kepada Presiden Joko Widodo untuk menuntaskan janjinya saat pemilu mengenai penyelesaian kasus HAM berat di Indonesia. Kurang lebih terdapat lima belas partisipan dalam Aksi Kamisan pada kali ini. Unjuk rasa ini juga dibumbui harapan kepada masyarakat untuk lebih peduli lagi terhadap kasus-kasus pelanggaran HAM. Hal ini juga sebagai pengingat untuk tetap bersuara terhadap ketidakadilan yang sudah banyak terjadi. Salah satu massa aksi, berorasi bahwa dua...

Read More