Notice: Function WP_Scripts::localize was called incorrectly. The $l10n parameter must be an array. To pass arbitrary data to scripts, use the wp_add_inline_script() function instead. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 5.7.0.) in /home/diannsor/public_html/wp-includes/functions.php on line 5866
Ragam Archives - Page 14 of 19 - DIANNS.ORG

Category: Ragam

Untuk Bayiku Yang Tak Bernama

Penulis : Zendy Titis D. A Aku berangkat kerja. Kumasuki lapis demi lapis pagi seiring dengan kayuhan pedal sepedaku. Dulu, jalanku sepagi ini bukanlah hiruk pikuk lalu lintas yang macet. Melainkan hamparan sawah royo-royo[1] dengan kabut yang setengah terangkat. Kini, harus kurelakan kenangan sepuluh tahun silam itu. Mereka telah menguap bersama harapan terakhir yang tersisa di hati perempuan tua sepertiku. Aku harus mengikhlaskan sejuk silir padi yang setiap hari membantu napas kami. Aku dan seluruh petani yang dulu menggantungkan hidupnya pada persawahan di desa kami. Aku terus mengayuh, sesekali kurasakan kontraksi pada perutku. Setelah keberangkatan suamiku ke Malaysia, aku...

Read More

Senapan

Penulis : Ayu Dyah Hapsari Semenjak berita kehilangan tiba Itu ruh kami lepas dari raga Bung, orang-orang punya senapan dalam kepalnya Hanya saja diam menetap entah berapa lama Bagi beta buat apa dibela Sebab bagimu tahta, bagiku luka Jika hanya diperintah membatu itu kami punya cerita Bung, orang-orang punya senapan dalam mulutnya Kita sama tahu apalah arti senapan mematikan Bila pelurunya kau jejer rapi di dalam rahang Bung, mari kukenalkan itu senapan berjudul kedaulatan Biar saja sampai sesak juga di hati pelatuknya akan ku letakkan Tenanglah tak kan menyakitkan ataupun mematikan...

Read More

Akademisi Badut

Penulis : Ganis Harianto Hah… Baru saja terasa ketikan janji diutarakan Dari mulut busuk dan tulisan besarmu itu Yang dulu sudah kami percayakan Dan saat ini terkuak penyesalan akan masa lalu Buka… Bukan soal jabatan Atau juga pilihanku padamu Namun soal kelakuan Oleh kalian para petinggi yang mengaku akademisi Tak bosan rasanya membohongi kami Sampai detik ini Memang terkadang realita tak sesuai dengan ekspektasi Tapi jangan jadikan itu alasan untuk ingkar janji Karena tak seperti keadaan ekspektasi hari ini Mempunyai posisi digunakan untuk korupsi Bukan kami yang tak mempercayai Namun bukti berkata lain Data menjelaskan semuanya Jangan lagi berpura-pura...

Read More

Teruntuk Kau Yang Tak Pernah Datang

Penulis : Zendy Titis “Sudah kubilang dia nggak mungkin datang, Kuv. Ayo balik!” “Enggak.” Kutepis tangan Lisa, kakakku. “Kuv… ayo pulang… dia nggak akan datang. Oke?” Suara kakakku melembut, tapi aku tetap bergeming, lalu menatapnya sengit. Biasanya dengan seperti ini, dia akan langsung mengalah. Perlahan aku mendengar langkah-langkah kakinya menjauh. Pelayan mengambil cangkir-cangkir kosong di depanku. Dua ampas kopi terendap di sana selagi aku menunggunya. Nya, pronomina dari dia yang pergi tanpa bekas selain kenangan. Kenangan yang kusesap bersama kepul kopi panas setiap pagi. Nya yang tertinggal di setiap getir bubuk kopi yang tak ikut larut. Yang kukira telah...

Read More

Dilema

Penulis : Joko Nur Sulityawan “Naikkan upah kami!” “Naikkan upah kami!” Gemuruh teriakan buruh yang berdemo di depan pabrik tengah menuntut hak-haknya. Mereka meminta pihak perusahaan untuk menaikkan upah mereka sesuai UMR yang ditentukan pemerintah setempat. Mereka mengancam akan melakukan mogok kerja massal jika tuntutan mereka tersebut tak dihiraukan oleh para pemimpin perusahaan. Bagi mereka dengan terkabulnya tuntutan mereka, maka pemerataan kesejahteraan masyarakat akan terwujud. “Pertemukan kami dengan kaum borjuis perusahaan yang telah banyak memeras kami dengan upah yang minim!” Seru Siswanto selaku penggerak massa. “Kami ingin upah yang kami terima selama ini disesuaikan dengan UMR yang ditentukan pemerintah!”...

Read More