Notice: Function WP_Scripts::localize was called incorrectly. The $l10n parameter must be an array. To pass arbitrary data to scripts, use the wp_add_inline_script() function instead. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 5.7.0.) in /home/diannsor/public_html/wp-includes/functions.php on line 5866
Berita Archives - Page 57 of 70 - DIANNS.ORG

Category: Berita

Sidang Akhir Tahun Dan Awal Tahun Pemerintahan Mahasiswa FIA

Oleh : A. Richard Ghufron Malang, LPMDIANNS.COM – Puluhan mahasiswa FIA terdiri dari anggota DPM, MPM, dan BEM periode lama dan baru (2012 dan 2013,red) beserta tim peninjau berkumpul di ruang Ilmu Administrasi Publik lantai 5 gedung B. Dalam agenda sidang umum akhir tahun periode kepengurusan 2012 dan sidang umum awal tahun kepengurusan 2013 pada Sabtu (06/04/2013). Acara yang dimulai pada jam 09.30 ini. Mengagendakan pembahasan dan penilaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) BEM FIA UB periode 2012, pelepasan jabatan BEM FIA periode 2012, pelepasan jabatan DPM FIA 2012, pelantikan BEM FIA 2013, pelantikan DPM FIA 2013, dan pemilihan koordinator MPM 2013. Kegiatan yang pertama dilakukan adalah pembahasan dan penilaian LPJ BEM FIA UB periode 2012. Presiden, Wapres, dan Kementerian terkait menyampaikan proker yang telah direncanakan dan dijalankan selama satu periode. Pada penyampaian proker tersebut terdapat proker yang tidak terlaksana seperti Pengajian Akbar Isra Miraj dan Diskusi MABA. Proker tersebut direncanakan oleh Kementerian Agama (KEMENAG,red) dan Kementerian sosial politik (KEMENSOSPOL,red). Pembahasan LPJ BEM 2012 tidak menyertakan LPJ dari KEMENSOSPOL. Tidak tercatumnya LPJ dari KEMENSOSPOL dikarnakan kesibukan dari menteri yang bersangkutan. Di waktu sama, Presiden BEM FIA, Fernanda tidak membacakan LPJ dari kegiatan PK2 MABA FIA 2013. Fernanda beralasan terjadi masalah antara BEM dan Rektorat seputar pelaksanaan PK2 MABA. Dia menambahkan LPJ kegiatan tersebut akan menyulus. Meskipun kehadiran anggota MPM FIA 2012 kurang dari 2/3nya. Penentuan LPJ BEM 2012 diterima atau ditolak tetap diputuskan. LPJ...

Read More

Flashmob “Ceria” Ala Anak Jalanan

fotografer: Dio Rachmad Malang, dianns.org. – Minggu Pagi (31/03/2013), suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Ijen, Malang sedikit berbeda dari minggu sebelumnya. Sekitar pukul 07.40 wib terlihat anak-anak muda menggunakan kaos hitam bertuliskan “Save Street Child” berkumpul di depan Perpustakaan Pusat Kota Malang. Mereka melakukan tarian flashmob diiringi lagu “Move Like a Jagger” dari Maroon V bersama anak jalanan dan pengunjung CFD. Kegiatan ini sebagai agenda utama untuk merayakan hari jadi komunitas Save Street Child (SSC) Malang yang pertama. Komunitas yang consent terhadap pembinaan dan pemberdayaan anak-anak jalanan. Perayaan ULTAH ini sendiri, mengusung tema “Love and Share” dengan tagline “Reach your dream, lead your way”. Acara berlanjut dengan penampilan grup akustik anak jalanan dari daerah Muharto dan Sukun. Mereka masing-masing menyanyikan 2 lagu diiringi alat musik gitar dan ukulele. Acara ditutup dengan launching jingle SSC Malang berjudul “Kita Berbagi” dan dinyanyikan secara bersama-sama. Tujuan dari acara ini adalah untuk menyadarkan masyarakat bahwa keberadaan anak jalanan bak mutiara terpendam, ungkap indri bendahara SSC MALANG. Diharapkan kehadiran komunitas ini dapat membuat masyarakat sadar dan peduli terhadap nasib anak jalanan di Kota Malang, jelasnya. Ketika wartawan DIANNS menanyakan apakah PEMKOT MALANG ikut berpartisipasi pada acara ini. Arsyad selaku ketua pelaksana HUT SSC MALANG menjawab “Partisipasi pemkot tidak ada sama sekali. Kita sudah mengajukan proposal tapi jawabannya tidak ada anggaran untuk kegiatan sosial”. Pada acara hari ini, SSC Malang mengundang beberapa keluarga SSC dari kota lainnya seperti, SSC Surabaya, SSC Blitar, SSC Jember, dan SSC...

Read More

One Planet, One Future, Earth Hour 2013

Oleh : Nova Andriani Hakekatnya, peduli terhadap keharmonisan ekosistem bumi merupakan kewajiban seluruh penduduk planet biru. Upaya meratifikasi berbagai program bervisikan melindungi kehidupan bumi pun telah dilakukan pemerintah ataupun komunitas. Salah satu program yang rutin diperingati setiap tahun di berbagai negara adalah Earth Hour. Perubahan iklim global yang kian parah dari tahun ke tahun, mendorong terlaksananya Earth Hour agar Bumi menjadi lebih baik. Seperti yang dilansir earthhour.wwf.or.id, Earth Hour adalah salah satu kampanye World Wild Fund (WWF), organisasi konservasi terbesar di dunia, yang berupa inisiatif global untuk mengajak individu, komunitas, praktisi bisnis dan pemerintahan di seluruh dunia untuk turut serta mematikan lampu dan peralatan elektronik yang sedang tidak dipakai selama 1 jam, pada setiap hari Sabtu di minggu ke-3 bulan Maret setiap tahunnya. Tahun 2007, Earth Hour diadakan pada tanggal 31 Maret 2007. Tahun 2008, Earth Hour diadakan pada tanggal 29 Maret 2008. Tahun 2009, Earth Hour diadakan pada tanggal 28 Maret 2009. Tahun 2010, Earth Hour diadakan pada tanggal 27 Maret 2010. Tahun 2011, Earth Hour diadakan pada tanggal 26 Maret 2011. Tahun 2012, Earth Hour diadakan pada tanggal 31 Maret 2012. Dan tahun 2013, Earth Hour diadakan pada tanggal 23 Maret 2013. Secara nyata, perubahan iklim yang dapat dirasakan dan dilihat adalah fenomena pemanasan global. Fenomena ini mempengaruhi keseimbangan alam, seperti yang dilansir greenpeace.org, mencairnya tudung es di kutub, meningkatnya suhu lautan, kekeringan yang berkepanjangan, penyebaran wabah...

Read More

Hari Tenang PILDEK, Para Calon Bersikap Kalem

Oleh : Yogi Fachri Malang, LPMDIANNS.COM – Agenda Pemilihan Dekan (PILDEK) FIA UB memasuki hari tenang, masa kampanye yang diadakan tanggal, Rabu (27/03/2013) sudah berakhir. Tidak begitu terlihat persiapan khusus serta manuver politik yang dilakukan para calon untuk menghadapi tanggal 1 April nanti. Bambang Supriyono mengatakan persiapan yang dia lakukan tetap berdialog kepada dosen, mahasiswa, dan karyawan tentang kondisi yang terjadi di FIA saat ini diluar konteks PILDEK sebagai langkah real keseriusannya untuk menjadi FIA 1. “terpilih atau tidak dua-duanya keputusan yang terbaik buat saya dan saya ikhlas, jelas Bambang. Kusdi Rahardjo saat ditemui wartawan DIANNS, menuturkan persiapan yang dia lakukan serupa dengan calon yang lainnya yaitu bersilaturahmi dengan sesama dosen. Tidak banyak yang dia lakukan untuk hari tenang ini sebab masa kampanye yang sudah berakhir. Hanya kordinasi kepada tim sukses untuk mencari informasi baru seputar PILDEK nanti. Berbeda dengan Zainul Arifin, beliau mengatakan keinginan untuk menjadi Dekan muncul karna permintaan dosen FIA sendiri. Sehingga persiapan yang dia lakukan untuk menghadapi PILDEK nanti hanya meminta doa restu dari teman-teman yang mengusungnya. Ketika ditemui di rumahnya, Abdul Hakim berujar “saya hanya melakukan pendekatan personal bagi teman-teman yang menginginkan adanya perubahan”. Beliau meyakini perubahan itu bisa terwujud jika seseorang memegang kendali dan memiliki kuasa. Bila tidak memiliki keduanya agak sulit untuk membuat perubahan, jelasnya.  Hakim menambahkan Pikdek ini lebih lebih mengutamakanlike/dislike. Dalam artian, ketika pemilih tidak menyukai tokoh tersebut sebagus apapun program...

Read More

Abdul Hakim: Bukan Menggusur mushola tapi Memindahkannya

Malang, LPMDIANNS.COM – Isu penggusuran mushola yang dialamatkan kepada Abdul Hakim hanya salah kaprah. Menurutnya, apa yang direncanakannya itu bukan penggusuran melainkan pemindahan. Ada rencana pembangunan gedung pusat kegiatan mahasiswa bila dia terpilih menjadi DEKAN FIA selanjutnya. Green house yang selama ini dijadikan sekretariat mahasiswa akan direnovasi dan dialihfungsikan menjadi mushola lalu mushola yang lama akan dijadikan lahan parkir. Rencana pembangunan gedung pusat kegiatan mahasiswa muncul karena kondisi gedung yang digunakan mahasiswa selama ini kumuh dan tidak layak, jelas Hakim. Dia menganggap kegiatan non-akademik yang dilakukan mahasiswa penting dan harus difasilitasi. “Empat tahun yang lalu isu negatif seperti ini tidak terjadi. Sangat disayangkan, isu yang ngak jelas dan berbau sara ini muncul dilingkungan akademisi”, kata Hakim. Dia menambahkan Seharusnya lingkungan ini menjadi ruang untuk memperjuangkan kesamaan...

Read More