Notice: Function WP_Scripts::localize was called incorrectly. The $l10n parameter must be an array. To pass arbitrary data to scripts, use the wp_add_inline_script() function instead. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 5.7.0.) in /home/diannsor/public_html/wp-includes/functions.php on line 5866
Berita Archives - Page 46 of 70 - DIANNS.ORG

Category: Berita

KOMMAK Gelar Aksi Didepan Universitas Brawijaya

Fotografer : Fadhila Isniana Aksi Sebagai Bentuk Dukungan Terhadap KPK Malang, dianns.org – Senin (02/03/2015) Masyarakat sipil Malang yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Malang Anti Korupsi (KOMMAK) kembali turun ke jalan dalam rangka melakukan aksi. Aksi ketiga KOMMAK kali ini bertempat didepan gerbang veteran Universitas Brawijaya. Dalam kesempatan kali ini selain dilakukan orasi, terdapat juga pembacaan puisi, penyebaran stensil, serta pembacaan pernyataan bersama. Koalisi yang terdiri dari delapan belas organisasi masyarakat ini menyerukan keresahan mereka terhadap upaya kriminalisasi dan pelemahan KPK. Ditemui pada kesempatan yang sama, Zein Ihya Ulumuddin selaku Kepala Divisi Riset dan Informasi Publik dari Malang Corruption Watch (MCW) mengatakan bahwa lokasi tersebut dipilih lantaran Bambang Widjojanto (Wakil Ketua KPK non aktif) dijadwalkan akan ikut masuk kedalam barisan aksi seusai mengikuti jadwalnya di Fakultas Hukum UB. Akan tetapi sampai dipenghujung aksi, sosok Bambang belum tampak. Zein mengungkapkan ketidakhadiran Bambang yang sebelumnya sudah dijawalkan ini dikarekan kendala teknis berupa keterlambatan pesawat yang ia tumpangi. Aksi yang dimulai pada pukul 10.30 WIB ini bertepatan dengan kedatangan Bambang Widjojanto ke Malang, akan tetapi Zein menolak untuk menyebut aksi kali ini sebagai bentuk dukungan terhadap personal. Menurutnya tindak pidana dalam bentuk apapun wajib untuk ditindaklanjuti asalkan sesuai dengan prosedur. Hal ini juga berkaitan dengan kasus yang menjerat Bambang Widjojanto. Zein menyampaikan bahwa ada beberapa kejanggalan dalam upaya penuntutan Bambang. “Ini adalah bentuk dukungan terhadap institusi KPK dan gerakan sosial pemberantasan korupsi...

Read More

Prodi di FIA, Tiga atau Delapan?

Sumber : fia.ub.ac.id Malang, dianns.org – Polemik terkait penyebutan jumlah program studi (prodi) masih terjadi hingga Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2MABA) hari kedua di Fakultas Ilmu Administrasi, Kamis (04/09). Salah satu tugas yang wajib dipenuhi oleh mahasiswa baru pada PK2MABA FIA hari kedua adalah membawa snack seharga jumlah prodi di FIA dikalikan Rp 1.000,00. Lantas, ada berapakah sebenarnya jumlah prodi di FIA? Sejak Mei 2014, jumlah prodi di fitur Jurusan dan Prodi di website resmi FIA (www.fia.ub.ac.id) berubah. Prodi yang sebelumnya berjumlah delapan berganti menjadi tiga. Jika semula terdapat dua jurusan (Ilmu Administrasi Publik dan Ilmu Administrasi Bisnis) dan delapan program studi (Ilmu Administrasi Publik, Administrasi Pemerintahan, Perencanaan Pembangunan, Ilmu Perpustakaan, Ilmu Administrasi Bisnis, Ilmu Perpajakan, Bisnis Internasional, dan Bisnis Pariwisata), sejak dikeluarkannya surat edaran Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 160/E/AK/2013 dan 1897/E2.3/T/2013, jumlah jurusan di FIA tetap dua yaitu Ilmu Administrasi Publik dan Ilmu Administrasi Bisnis sedangkan prodi berubah menjadi hanya tiga, yaitu Ilmu Administrasi Publik, Ilmu Administrasi Bisnis, dan Perpajakan. Sedangkan lima prodi lainnya berubah menjadi minat. Administrasi Pemerintah, Perencanaan Pembangunan, dan Ilmu Perpustakaan otomatis menjadi minat dari prodi Ilmu Administrasi Publik. Sedangkan Bisnis Internasional dan Bisnis Pariwisata menjadi minat dari prodi Ilmu Administrasi Bisnis. Berbeda dengan yang lain, Perpajakan memberanikan diri untuk berdiri menjadi prodi dengan akreditasi C di bawah jurusan Ilmu Administrasi Bisnis. Akan tetapi, sejak dibuka pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan...

Read More

Universitas Brawijaya Sambut Punggawa 52

Fotografer : Roihatul Musyafi/Hesti Ramadhani Malang, dianns.org – Penyambutan mahasiswa baru Universitas Brawijaya ‘Punggawa 52’ dilaksanakan pada hari selasa (02/09) yang dimulai pukul 06.00 WIB. Rangkaian penyambutan yang dikemas dalam acara Raja Brawijaya ini dimulai dengan tiupan terompet yang kemudian diteruskan dengan penampilan marching band Ekalavya Suara Brawijaya dan persembahan tari dari UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Unitantri. Acara dilanjutkan dengan serangkaian pidato yang diawali oleh Asmul Fauzi, dilanjutkan oleh ketua pelaksana PK2MU dan Setya Nugraha selaku presiden eksekutif mahasiswa tahun 2014. Setya mengucapkan jargon ‘kita satu brawijaya’ berkali kali dan diikuti oleh punggawa 52 Universitas Brawijaya. Setelah itu sambutan terakhir oleh Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS, rektor Universitas Brawijaya yang diawali dengan mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Rektor berpesan kepada seluruh mahasiswa yang sudah diterima agar berpikir analistis dan kreatif. Ia menambahkan agar mahasiswa selalu aktif belajar dan mematuhi aturan yang berlaku di Universitas Brawijaya dan menjadikan Universitas Brawijaya sebagai rumah kita semua. Selanjutnya, Bunyi sirene menandakan dimulainya kegiatan PK2MU (Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Universitas) yang bersamaan dengan pelepasan balon yang berjumlah 52 buah. Jumlah balon ini mempunyai makna yaitu tanggal dan tahun pelaksanaan. Juga penyematan ID card yang dilakukan 12.084 mahasiswa baru Universitas Brawijaya yang menandakan bahwa mereka sah menjadi peserta PK2MU Brawijaya tahun ajaran 2014. PK2MU tahun ini juga dimeriahkan oleh atraksi pesawat kecil yang diterbangkan langsung dari bandara Abdurrahman Saleh Malang dengan membawa...

Read More

1 Hari, Mobilisasi Mahasiswa Berjalan Cepat

Foto: Danar Yuditya P. Malang, dianns.org – Serangkaian kegiatan PK2MU (Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Universitas) yang dikemas dalam acara Raja Brawijaya angkatan ke-52 dilaksanakan hari ini (2/9) di tiga lokasi yang berbeda. Seluruh mahasiswa baru (MABA) berjumlah 12.084 orang dibagi menjadi tiga kelompok besar yang ditempatkan di tiga gedung berbeda, yaitu Gedung Samantha Krida, GOR Pertamina, dan UB Sport Center. Kebijakan Rektor baru UB, Prof. Dr. Ir. Muhammad Bisri MS, pelaksanaan PK2MU hanya dilaksanakan dalam sehari. Letak tempat acara yang berjauhan dengan lapangan rektorat dan jumlah mahasiswa yang banyak membuat para panitia harus berusaha keras dalam memobilisasi semua mahasiswa baru. Pihak kepolisian pun ikut andil dalam memobilisasi mahasiswa yang akan menuju sport center,karena harus keluar dari lingkungan Universitas Brawijaya. Mobilisasi mahasiswa yang diestimasikan akan menghabiskan waktu sekitar 90 menit ternyata hanya memerlukan waktu setengahnya secara tak terduga. Hal ini disampaikan oleh Azmul Fauzi, mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis (FEB) angkatan 2012 yang menjabat sebagai Ketua Pelaksana. Azmi juga menyebutkan jumlah mahasiswa baru yang memadati ketiga gedung tersebut. Jadi diperkirakan maba yang ada di GOR ini 3000 sampai 3500, di Sakri ada sekitar 4500 sampai 5000. Sedangkan di Sport Center ada 2500 sampai 3000 orang. UB tahun ini juga menerima mahasiswa disabilitas. Mereka pun turut ambil bagian dalam pelaksanaan PK2MU. Adapun mahasiswa disabilitas yang baru ini seluruhnya dikumpulkan ke dalam satu cluster yaitu cluster 12 dan menempati GOR Pertamina. Mobilisasi...

Read More

Pembagian Konsumsi Terkendala, Maba Sempat Tak Dapat Jatah

Malang, dianns.org – Rangkaian acara penyambutan mahasiswa baru Universitas Brawijaya tahun 2014 berlansung hari ini (02/09). Serentetan acara yang mengusung tema Raja Brawijaya ini diikuti oleh 12.084 mahasiswa baru yang tersaring dari berbagai seleksi masuk. Setelah mengikuti upacara pembukaan di lapangan rektorat yang dimulai pada pukul 06.00 WIB, mahasiswa baru selanjutnya dibagi kedalam tiga kelompok besar dan digiring menuju lokasi yang disediakan oleh panitia. Lokasi tersebut antara lain Gedung Samantha Krida, GOR Pertamina, dan UB Sport Center. Setelah mahasiswa baru dikondisikan, panitia membagikan konsumsi berupa makanan ringan. Pembagian konsumsi ini sempat terkendala beberapa hal teknis, salah satunya seperti ketika mahasiswa yang duduk di ujung barisan sempat tidak mendapat konsumsi. Hal ini diakibatkan oleh pembagian konsumsi yang menggunakan cara pengoperan antar mahasiswa, dimana cara ini memang rawan kecurangan oleh mahasiswa baru yang tidak bertanggungjawab. Ditanyai pendapatnya seputar pembagian konsumsi yang kurang efektif dan efisien waktu ini, salah satu mahasiswa baru bernama Jerry Yudhistira daricluster 16 mengemukakan “Kalau konsumsi mungkin bisa dibagikan dari awal ketika kita masuk.” Selain itu Jerry juga mengeluhkan tidak adanya air mineral dalam paket konsumsi. “Ini juga tadi tidak ada air, kita bawa air sendiri,” tuturnya. Reporter : Aliefiana Fernanda dan Esa...

Read More