Malang, Dianns.org – “ Selasa (19/02/2013) bertempat di basement FIA UB,Pemilwa ulang TPS Publik dilakukan. Pemilihan ulang yang diikuti oleh mahasiswa Publik tersebut dimenangkan oleh pasangan nomor urut satu Setya Nugraha dan Emir Ramadhan dengan perolehan suara 1309 berdasarkan akumulasi hasil penghituangan suara TPS Publik dan Bisnis. Setya“ Emir menang setelah unggul  196 suara dari pasangan nomor urut dua Alih Aji “ Sania.

Berikut wawancara ekslusif LPMDIANNS.com dengan Presiden dan Wakil Presiden BEM FIA terpilih :

Bagaimana perasaan anda setelah penundaan Pemilwa selama dua bulan ?

SN : Ini merupakan pemilihan terlama sepanjang sejarah

Universitas Brawijaya. Sebenarnya bukan masalah sabar dan tidak sabar. Jadi yang selama ini kita tunggu adalah kejelasan, menyiapkan diri untuk bersiap. Kita optimis, kita bersiap untuk kalah dan menang. Walaupun kita kemarin telah unggul 196 suara tapi kita mengecilkan semangat teman-teman .

ER : Apapun yang sudah dilewati selama dua bulan oleh kami berdua dan tim sukses, harapanya satu yaitu semoga kami bisa mengemban amanah teman-teman mahasiswa FIA. Kami telah menjanjikan banyak hal, semoga dapat terwujud dalam delapan bulan kinerja.”

Bagaimana pendapat anda tentang pengulangan pemilwa pada TPS Publik ?

SN : Menurut analisis psikologi, pasti akan terjadi penurunan partisipasi dalam pemilihan. Karena saya belajar dari kondisi sebelumnya, kondisi stamina mulai menurun membuat panitia tidak fokus mumpung panitia masih fresh, maka sebaiknya segera diselesaikan. Karena memang sudah ada kesepakatan sebelumnya.

Bagaimana penyusunan BEM FIA kedepan ? Apakah akan berkoalisi dengan golongan lain ?

SN : Kita bukan mementingkan satu golongan. Kita akan berkoalisi dengan semua mahasiswa dan akan membuat terobosan terbaru dengan membuat open recruitment untuk dirjen dan menteri yang akan dijadikan BPH (Badan Pengurus Harian) BEM FIA 2013. Kita akan bersiap terbuka bagi setiap pelayanan dan oraganisasi kita. Apa yang diinginkan oleh mahasiswa akan kita analisis untuk dimasukkan di public agenda. Dari segi itu saja kita sudah berbeda. Maka dari itu, karena kita sudah terpepet oleh waktu sekitar dua atau tiga minggu kedepan akan diadakan open recruitment. Dan insyaallah untuk tiga minggu ke depan cabinet kita akan siap menjalankan program pelayanan mahasiswa sampai delapan bulan ke depan.

ER : Kita tidak hanya sekedar recruitment biasa, tetapikita akan meilih calon yang benar-benar kompeten dan berkapabilitas . Jadi mereka sudah memiliki program kerja kedepannya dan membuat kegiatan yang bisa baik. Intinya The Right On The Right Place.

Bagaimana dengan program kerja 100 hari pertama ?

SN : “Kita sudah menandatangani pakta integritas yang digunakan sebagai patokan kita. Pakta Integritas tersebut merupakan tuntutan mahasiswa yang akan kita jalankan dan akan kita proses secara bertahap. Selama seratus hari pertama kedepan kita harus bisa menjalankan semua yang ada dalam spanduk. Fakta Integritas dan program unggulan di Baliho. Saya rasa, kita harus berkordinasi dengan teman-teman lembaga lain. Bagaimana memeriahkan kegiatan program kerja tersebut. Porsi kita 70 : 30, jadi kita mulai mengurangi adanya kepanitian-kepanitian yang bisa menghasilkan uang dan sebagainya tapi kita kan fokus tiga aspek pelayanan sinergitas kelembagaan dan pencerdasan politik di FIA. Intinya kita akan focus kepada perbaikan internal dengan menelusuri lebih lanjut konstitusi dan AD-ART LKM.

Apa yang diubah di BEM FIA 2013 yang paling mendasar ?

SN : “Kita memang mengedepankan perbaikan, terutama konstitusi yang amburadul, perbaikan penyalahgunaan wewenang. Kawan-kawan di MPM akan menguras tenaga, jadi sinergitas antar kelembagaan akan lebih kita eratkan lagi dan akan membangun PSDM.

Apakah anda akan menjamin kebebasan Pers Mahasiswa ?

SN : Selama ini memang belum ada undang-undang di FIA yang mengatur PERSMA yang ada hanya UUD PK2MABA dan PEMILWA. Jadi, kedepannya kita akan mengoptimalkan peran PERSMA secara aktif.

Reporter : Karima dan Eftin Ula