Notice: Function WP_Scripts::localize was called incorrectly. The $l10n parameter must be an array. To pass arbitrary data to scripts, use the wp_add_inline_script() function instead. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 5.7.0.) in /home/diannsor/public_html/wp-includes/functions.php on line 5866
LPM DIANNS

Author: LPM DIANNS

Abdul Hakim: Bukan Menggusur mushola tapi Memindahkannya

Malang, LPMDIANNS.COM – Isu penggusuran mushola yang dialamatkan kepada Abdul Hakim hanya salah kaprah. Menurutnya, apa yang direncanakannya itu bukan penggusuran melainkan pemindahan. Ada rencana pembangunan gedung pusat kegiatan mahasiswa bila dia terpilih menjadi DEKAN FIA selanjutnya. Green house yang selama ini dijadikan sekretariat mahasiswa akan direnovasi dan dialihfungsikan menjadi mushola lalu mushola yang lama akan dijadikan lahan parkir. Rencana pembangunan gedung pusat kegiatan mahasiswa muncul karena kondisi gedung yang digunakan mahasiswa selama ini kumuh dan tidak layak, jelas Hakim. Dia menganggap kegiatan non-akademik yang dilakukan mahasiswa penting dan harus difasilitasi. “Empat tahun yang lalu isu negatif seperti ini tidak terjadi. Sangat disayangkan, isu yang ngak jelas dan berbau sara ini muncul dilingkungan akademisi”, kata Hakim. Dia menambahkan Seharusnya lingkungan ini menjadi ruang untuk memperjuangkan kesamaan...

Read More

Kusdi Bantah Pakai Fasilitas Kampus

Oleh : Yogi Fachri Prayoga Malang, LPMDIANNS.COM – Tuduhan menggunakan fasilitas kampus untuk keperluan kampanye jelas, dibantah oleh Kusdi Rahardjo. Apa yang dituduhkan kepadanya sama sekali tidak berdasar. Kegiatan makan bersama yang dilakukan di basement gedung A FIA UB, selasa lalu (26/03/2013) bukan bentuk kampanye. Kegiatan tersebut adalah kegiatan rutin yang dilakukan jurusan administrasi bisnis. “Kegiatan makan bersama itu memang rutin diadakan setiap hari selasa. Kemaren itu, acara kami pindahkan dari ruangan dosen bisnis ke basement gedung A. Sebab, acara itu tidak hanya menggundang dosen bisnis saja tapi staff/karyawan FIA juga ikut serta”, jelas Kusdi. Kusdi menganggap wajar bila masalah ini dipolitisir untuk mencari kelemahan dirinya. Kusdi menjelaskan kasus ini tidak menggangu dirinya dan tim sukses dalam bekerja. Dia dan timnya tetap melakukan konsolidasi dan sosialisasi program kerja selama masa kampanye. Tetap bersilaturahmi kepada rekan-rekan dosen di hari...

Read More

Anies Baswedan Sindir Politisasi Pemilihan Rektor

Fotografer: Anggelia Hayu Lestari Malang, DIANNS.org – Rektor Universitas Paramadina, Anies Baswedan, menyindir fenomena politisasi kepemimpinan yang sering terjadi di beberapa kampus di Indonesia. “Masalah yang kerap kali terjadi pada kepemimpinan kampus adalah tarik-menarik antara faksi-faksi politik.” ujarnya pada Seminar Nasional Pendidikan Kebangsaan “Merajut Asa di tengah Masalah Pelik Bangsa” yang digelar di Aula Pesantren Al-Hikam, Malang, Minggu sore (23/03). Penggagas Indonesia Mengajar tersebut menilai bahwa politik tarik-menarik kepemimpinan kampus tak ada hubungannya dengan tanggung jawab yang seharusnya mereka emban setelah terpilih. “Padahal sebenarnya tidak ada hubungannya dengan tanggung jawab yang akan mereka emban setelah terpilih.” ujarnya. Peryataan Anies tersebut disampaikan untuk menjawab pertanyaan salah satu peserta seminar yang menyinggung tentang terjadinya politisasi pemilihan rektor di salah satu kampus di Malang. Kedatangan Anies dalam seminar yang berlangsung selama dua jam tersebut disambut antusias dengan penuhnya peserta yang memadati aula. Setelah mengisi seminar, Anies dijadwalkan untuk menghadiri Cangkruk Bareng Anies Baswedan di Rumah Makan Inggil. Reporter: Karima...

Read More

AEC Adakan English Parade Ketiga Kalinya

Reporter : Richard Ghufron Malang, LPMDIANNS.com – Jumat (22/03/2013) tepat pukul 13.00 WIB, LOF AEC (Administration English Club) resmi membuka acara English Parade (EP) 2013 dengan tarian bajak laut dari Sanggar Seni Mahasiswa. Event tingkat nasional yang diikuti oleh kalangan siswa SMA dan mahasiswa se-Indonesia ini bertujuan untuk mempromosikan AEC sebagai English Club di fakultas yang masih eksis di antara fakultas-fakultas lainnya. Tema yang diangkat tahun ini adalah ‘Adventure, Treasure, and New World⒝. Dalam EP kali ini, terdapat tiga kategori lomba yaitu speech yang diikuti oleh kalangan siswa SMA serta paperdan debate yang diikuti oleh mahasiswa di mana peserta yang mampu memenangkan lomba tersebut akan mendapatkan ‘harta karun’ berupa hadiah. Pada hari Sabtu (23/3/2013), lomba dimulai pukul 07.00 WIB. Lomba debatedilaksanakan di ruang pertemuan lantai 4 gedung A sedangkan lomba speechdi ruang pertemuan lantai 4 dan 3 gedung B. Pada malam puncak kompetisi, peserta dihibur dengan tampilan dari AMC (Administration Music Club)dengan suguhan lagu-lagu dan ditutup dengan tarian dari SSM. Rangkaian acara diakhiri dengan pengumuman pemenang lomba speech, debate, dan paper yang diumumkan pada hari Minggu (24/3/2013) pukul 19.00 WIB. Lomba kategori speech dan paper diambil tiga juara, sedangkandebate diambil empat juara. Juara pertama untuk lomba speech dimenangkan oleh SMAN 3 Malang, juara kedua SMAK St. Albertus Malang, dan juara ketiga MAN Kota Kediri 3. Untuk lomba paper juara satu dimenangkan oleh Universitas Islam Indonesia, juara dua Universitas Gadjah Mada, dan juara ketiga Universitas Sebelas Maret. Sedangkan lomba debate juara pertama diraih oleh Universitas Gadjah Mada, juara kedua Universitas Gadjah Mada, juara ketiga Universitas Brawijaya, dan juara keempat Universitas Gadjah Mada....

Read More

OPERA SUSILA Ala Anak KUTUB

Reporter/Foto : Shochihatuz Z. F./ Rani Auliawati R./ Choirul Umam Malang,LPMDIANNS.com – Tidak sedikit yang masih menganggap kalau teater itu membosankan. Namun, anda bisa meralat lagi persepsi tersebut ketika melihat pagelaran teater berjudul Opera Susila diselenggarakan dalam memperingati Dies Natalis KUTUB yang ke-11 pada Rabu (13/03/2013) kemarin. Pertunjukan tersebut juga untuk memperingati Hari Wanita yang diperingati pada (10/03/2013). Sekitar 200 orang memadati Gedung Samantha Krida (SAKRI) untuk menyaksikan opera yang bertemakan tentang KESUSILAAN. Di depan Gedung SAKRI pengunjung sudah disuguhkan dengan kalimat himbauan yang menyindir. Seperti himbauan tata tertib sidang dan kalimat larangan yang disimbolkan dengan gambar tikus, anjing dan kecoa. Memasuki ruang pameran, pengunjung dikejutkan oleh kursi yang bertumpuk seperti gunung dan diletakkan bra pada puncaknya. Kucing sapaan akrab sang sutradara menjelaskan filosofi bra tersebut sebagai refleksi dari setiap kasus politik yang terjadi sudah mulai memojokkan sosok perempuan didalamnya. Teater yang dulu pernah dibawakan secara monolog oleh Butet Kertaradjasa kini dikemas kembali dengan perpaduan gerak, tari, dan musik. Teater yang menceritakan tentang batasan antara pornografi, pornoaksi, dan erotisme yang masih dalam ruang abu-abu. Sehingga produk undang-undang kesusilaan hanya menimbulkan perkara semu antara moralitas dan ekspresi. Lakon yang diperankan dengan watak dan latar cerita yang bisa diikuti penonton membuat pertunjukan tersebut mampu meraih tepuk tangan dan sorak-sorai penonton dari awal sampai akhir pertunjukan. Dengan adanya opera ini sutradara berharap para mahasiswa hingga masyarakat luas mampu menyingkirkan ego pribadi dan...

Read More