Stereotip Orang Papua: Pembenaran Kekerasan Kultural
Penulis: Helmi Naufal Awal tahun 2000, Presiden Abdurrahman Wahid, yang akrab disapa Gus Dur, memperbolehkan Kongres Rakyat Papua II dan pengibaran bendera Bintang Kejora. Pengibaran bendera itu diperbolehkan asal berdampingan dengan bendera Merah Putih. Selain itu bendera Merah Putih harus berada lebih tinggi dari bendera Bintang Kejora. Artinya, Gus Dur mengakui simbol kultural masyarakat Papua. Dengan mengakui simbol kultural, Gus Dur menempatkan masyarakat Papua sebagai manusia. Sebelum menggelar Kongres Rakyat Papua II, pemuka Papua menggelar musyawarah besar pada 23-26 Februari 2000. Musyawarah besar bertempat di Sentani, Jayapura. Hasilnya, terbentuk lembaga eksekutif mandiri yang dikenal dengan Presidium Dewan Papua. Mandat...
Read More