Notice: Function WP_Scripts::localize was called incorrectly. The $l10n parameter must be an array. To pass arbitrary data to scripts, use the wp_add_inline_script() function instead. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 5.7.0.) in /home/diannsor/public_html/wp-includes/functions.php on line 5866
Galeri Archives - Page 12 of 21 - DIANNS.ORG

Category: Galeri

Dirgahayu 71 Tahun, Indonesia Kerja Nyata

Salam persma! Katanya, “Dirgahayu 71 Tahun Indonesia Kerja Nyata.” Tanpa diminta bahkan tanpa slogan, sedari dulu rakyat kecil telah nyata-nyata kerja. Mereka selalu memeras keringat demi mengumpulkan rupiah agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari karena setiap sumber daya alam tak dikuasai atas nama rakyat bahkan pendidikan pun selayaknya barang dagangan di supermarket. Lalu, slogan itu untuk siapa? Katanya, “Kemerdekaan harus diisi dengan pembangunan.” Pembangunan pabrik yang mengorbankan tanah leluhur dan menggusur tempat tinggal rakyat. Pembangunan pasar yang kemudian mematikan para pedagang kecil. Pembangunan tempat wisata dan hotel yang menyebabkan petani dan warga kekurangan air karena sumber-sumber airnya telah diprivatisasi. Bahkan...

Read More

20 tahun sudah terlewati, kasus pembunuhan Fuad Muhammad Syafruddin atau yang akrab disapa Udin belum juga tuntas. Udin adalah seorang jurnalis yang meninggal pada 16 Agustus 1996 setelah dianiaya orang tak dikenal, dengan sebatang besi yang dipukulkan ke kepalanya. Pembunuhan itu diduga kuat berlatar belakang pemberitaan Udin yang sering mengkritik pejabat dan kebijakan pemerintahan saat itu. Tuntutan untuk menuntaskan kasus ini terus datang dari berbagai pihak. Kasus ini menjadi sorotan bagi jurnalis di Indonesia, bahwa kekerasan terhadap jurnalis terus terjadi hingga saat ini. Kriminalisasi terhadap jurnalis harus terus dilawan. Karikaturis: Hendra...

Read More

Fotografer: Bimo Adi Kresno Tari Jarik sedang dilenggokan oleh anak-anak dari salah satu sanggar yang berasal dari Solo. Berbagai sanggar tari lain yang berasal dari Jogja dan Jakarta ikut menampilkan berbagai macam tarian tradisonal dari berbagai daerah di Indonesia. Pagelaran ini dikemas dalam acara Semarak Budaya Indonesia yang dihelat di Teater Terbuka, Taman Balekambang, Kota Solo, pada hari Jumat dan Sabtu, 29-30 Juli...

Read More

LPM DIANNS mengadakan diskusi publik

APAKAH PEMBANGUNAN HARUS MENGORBANKAN ALAM DAN MANUSIANYA?” Jumat, 20 Mei 2016 16.00 – Selesai Basement FIA UB GRATIS (TERBUKA UNTUK UMUM) Menampilkan -Pameran foto -Monolog -Musikalisasi puisi -Diskusi dan Nobar film “Rayuan Pulau Palsu” Pemantik: -Rere (Walhi) -Daniel (Akademisi) Catat tanggalnya dan...

Read More

Ilustrator: Fadhila IsnianaSalam persma! Selamat siang Kawan DIANNS, 28 April 2016 tepat diperingati sebagai Hari Puisi. Puisi merupakan salah satu bagian dari ragam sastra yang lebih menekankan pada amanat yang terkandung dalam tiap pilihan baitnya. Puisi sendiri dibagi menjadi puisi lama dan puisi baru. Tak terpisah dari kumpulan puisi yang merupakan bagian dari sastra. Dalam perkembangannya, sastra tak bisa diterjemahkan dari kehidupan masyarakat, baik dalam aspek ekonomi, sosial, politik, budaya. Sastra digunanakan sebagai daya kritis oleh para sastrawan terhadap apa yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Saat ini patut dipertanyakan tentang bagaimana tengkorak. Hal tersebut dimulai sejak terbelenggunya sastra oleh hegemoni Orde Baru dan adanya keterbatasan bersuara diruang – ruang publik. Pengaruh pasar bebas yang diturunkan oleh kapitalis ekonomi Orde Baru mencekoki masyarakat dengan sastra pop yang berisikan “cinta dan kedamaian”, yang secara tidak langsung menggeser bangunan sastra sebagai alat perlawanan. Nurani Soyomukti dalam bukunya Sastra Perlawanan, bangunlah kisah “cinta dan kedamaian” yang disiarkan melalui media massa untuk menghibur para massa tertindas. Bertujuan untuk menutup penghisapan tenaga kerja dan kaum miskin yang telah dibuai dengan pemahaman dan nafsu dari parauangan Kapital untuk para pemilik modal. Belum adanya kesadaran dari masyarakat mengenai ketertindasan yang mereka alami dan yang sedang mereka lakukan dengan alasan akan menggangu ketertiban nasional. Membuat jati diri sastra yang hakikatnya sebagai media perlawanan semakin tergerus dan...

Read More