Notice: Function WP_Scripts::localize was called incorrectly. The $l10n parameter must be an array. To pass arbitrary data to scripts, use the wp_add_inline_script() function instead. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 5.7.0.) in /home/diannsor/public_html/wp-includes/functions.php on line 5866
Actual Archives - Page 25 of 26 - DIANNS.ORG

Category: Actual

Sparkling Concert, Obat Rindu Agnes Monica Untuk Agnezious

Fotografer: Yogi Fachri Prayoga Malang, dianns.org – Gemerlap Sparkling Concert Agnes Monica mendapat sambutan meriah dari sekitar 3.000 penonton yang yang hadir di gedung Graha Cakrawala Universitas Malang, Sabtu (5/5/2012) malam. Rencananya Agnes (panggilan akrabnya) akan menggelar konser tunggal di Jakarta setelah merilis album baru, namun sebelumnya Agnes akan menggelar konser kecil terlebih dahulu, salah satunya digelar di Kota Malang. Terpilihnya Malang sebagai kota yang dikunjungi datang dari Agnes sendiri yang rindu untuk menggelar konser di Malang. Sparkling Concert ini merupakan konser kedua Agnes di Malang. Konsep eksplosif dan kualitas sound yang bagus melengkapi gemerlapnya Sparkling Concert tersebut. Project Officer, Imez Tasya menjelaskan bahwa dipilihnya Tangga dan Judika sebagai pendamping konser Agnes karena sosok musisi-musisi tersebut dapat menginspirasi anak muda untuk bersinar. Selain itu, Judika kini sedang naik daun dan ketiga musisi tersebut merupakan gabungan semua segmen, mulai dari Anak Baru Gede (ABG), anak muda sampai dewasa. “Dipilihnya Sparkling untuk tema konser dengan alasan perjalanan karir Agnes yang kian memuncak dengan berbagai prestasi dan pencapaiannya sejauh ini, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” lanjutnya. Agnes Monica merupakan salah satu penyanyi most wanted di Malang. Tak heran jika kabar mengenai konsernya yang awalnya disebarkan di twitter dengan cepat menyebar dan ramai diperbincangkan. Euforia penonton sudah terasa semenjak di antrian pintu masuk hingga di dalam gedung. Sesaat sebelum konser dimulai, suasana ruang konser semakin gemuruh dengan teriakan penonton yang memanggil nama idolanya. Grup vokal...

Read More

Vakum 3 Tahun, Marathon Nasional Malang Kembali Diselenggarakan

Fotografer : Dio Rachmad Malang, dianns.org – Dalam memperingati HUT ke-98 Kota Malang, Minggu (29/4/2012), KONI Kota Malang mengadakan Marathon Nasional Malang dan Lomba Lari 10 K yang berhadiah total Rp 150.000.000. Kegiatan ini sebenarnya telah diselenggarakan sebanyak 31 kali hingga tahun ini, namun vakum pada tiga tahun terakhir karena tidak tersedianya dana. Lomba dimulai pada pukul 06.00 WIB, kurang lebih 13.000 peserta berpartisipasi pada kegiatan ini. Para peserta terdiri dari pelajar SMP hingga mahasiswa, masyarakat umum, TNI, Polri, atlet lari daerah sampai nasional, dan juga beberapa warga mancanegara memadati Jl. Simpang Balapan yang menjadi tempat dimulainya lomba. Di sepanjang rute Marathon, peserta mendapatkan fasilitas PosMinum yang ditempatkan pada setiap 5 Km dan Pos Siram setiap 2 Km setelah Pos Minum. Peserta juga dapat memperoleh Pelayanan Medis dari panitia di garis start , di tempat-tempat tertentu sepanjang rute, dan garis finish yang berada di Lapangan Rampal. Sehari sebelumnya para peserta marathon harus melakukan pemeriksaan kesehatan dan mendapat surat keterangan sehat dari dokter yang telah ditunjuk oleh panitia penyelenggara. Ketentuannya memang tidak seperti peserta lomba lari 10 K yang bebas menyerahkan surat keterangan sehat dari dokter mana saja. Menurut Wakil Ketua Panitia, Bambang HD Suyono, lomba ini bertujuan untuk memberikan sarana kegiatan yang dapat menyehatkan masyarakat Kota Malang dan untuk melestarikan marathon yang sekarang keberadaannya hampir tidak ada. Ia berharap kedepannya lomba ini bisa diadakan setiap tahun dan rekor marathon dapat kembali dipecahkan di...

Read More

PMII Malang Menolak Pasal 7 Ayat 6a

Malang, dianns.org – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang kota Malang kembali melakukan aksi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Aksi yang dimulai dengan long march dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menuju Universitas Brawijaya (UB) dan ditutup dengan aksi bakar ban bekas disekitar jembatan Sukarno-Hatta Malang, Senin (2/4/2012). Dalam aksinya, PMII menolak adanya penambahan Pasal 7 Ayat 6a RUU APBN Perubahan 2012. Adapun substansi Ayat 6a memungkinkan pemerintah menyesuaikan harga BBM bersubsidi jika ada kenaikan atau penurunan lebih dari 15 persen dari harga minyak mentah Indonesia (ICP) rata-rata selama 6 bulan. “Penambahan Pasal 7 Ayat 6a RUU APBN Perubahan 2012, merupakan bentuk pembodohan yang dilakukan pemerintah kepada masyarakat Indonesia. Penambahan Ayat 6a dalam RUU APBN Perubahan 2012 jelas melanggar UUD dan konstitusi. Negara seharusnya melindungi masyarakat, bukan negara tunduk dalam permintaan investor asing,” jelas Anto, penanggung jawab aksi. Dalam aksi siang ini PMII Malang mempunyai 5 tuntutan. Pertama, tolak kenaikan harga BBM kapanpun. Kedua, transparansi pengelolaan BBM. Ketiga, usut tuntas harta koruptor untuk subsidi BBM. Keempat, hapus keputusan RUU APBN perubahan Pasal 7 Ayat 6a. Kelima, turunkan SBY sekarang juga. PPMI tetap akan mengikuti proses kenaikan harga BBM dan merencanakan akan melakukan aksi yang lebih besar lagi. Aksi ini sempat membuat kemacetan lalu lintas di depan kampus UB, sehingga pihak kepolisian menghentikan aksi tersebut. Reporter : Yogi...

Read More

BEM Malang Raya dan HTI Demo Anti Kenaikan BBM

Malang, dianns.org – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Malang Raya mendatangi gedung DPRD Kota Malang untuk menyampaikan aspirasi mereka untuk menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), jum’at (30/3/2012). Dalam tuntutannya mereka meminta DPRD Kota Malang dan Walikota Malang untuk mendukung penolakan kenaikan BBM yang ditetapkan pemerintah. Peni Suparto, Walikota Malang dan Wakil DPRD Kota Malang yang menemui para mahasiswa dengan tegas memutuskan sikapnya untuk menolak kenaikan harga BBM. Sementara itu, setelah Aliansi BEM se-Malang Raya meninggalkan gedung DPRD Kota Malang, massa dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang juga berjumlah ratusan mendatangi gedung DPRD Kota Malang untuk menyerukan tuntutan yang sama, yaitu penolakan kenaikan BBM. HTI menilai rezim SBY-Boediono telah gagal dalam mensejahterakan dan memperhatikan nasib rakyat, khususnya rakyat kecil. Selain mengkritik pemerintahan SBY, mereka juga mengkritik aksi demo anti kenaikan bbm yang berujung kericuhan. “Kami akan melakukan aksi damai pada siang ini, jadi kami menjamin tidak ada kericuhan seperti yang terjadi pada aksi demo anti kenaikan bbm lainnya,” ujar salah satu orator aksi tersebut. Pada pukul 14.30 hujan deras mengguyur Kota Malang, dan bersamaan dengan itu massa HTI juga membubarkan diri dari depan gedung DPRD Kota Malang. Tidak ada kericuhan dalam 2 aksi demo tersebut. Reporter : Pandu...

Read More

Forum Rakyat Bersatu: Gagalkan Kenaikan BBM

Malang, dianns.org- Serangkaian aksi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi di depan gedung DPRD Malang, rabu (28/3/2012). Kali ini gabungan kesatuan aksi yang mengatasnamakan Forum Rakyat Bersatu melakukan unjuk rasa dengan pengawasan dan penjagaan yang tidak begitu ketat dari kepolisian kota Malang. Mereka terdiri dari Serikat Buruh Sosialis Indonesia Malang (SBSIM), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Front Mahasiswa Nasional (FMN), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI). Dalam aksi tersebut, mereka menyerukan kepada para anggota DPRD maupun kepada masyarakat luas untuk menggagalkan kenaikan BBM pada 1 April. “Kami meminta revisi upah buruh jika subsidi dicabut dan kenaikan BBM diperlakukan,” kata salah satu perwakilan buruh. Mereka merasa kenaikan BBM akan berimbas buruk kepada nasib buruh, khususnya buruh di Kabupaten dan Kota Malang. Saat ini UMK buruh di Malang sebesar Rp 1.132.000,- masih kurang untuk memenuhi kebutuhan hidup layak (KHL). Para pengunjuk rasa juga menuntut nasionalisasi aset untuk kesejahteraan rakyat, reforma agraria sejati dan penolakan terhadap kebijakan pasar bebas. Hingga akhir aksi, situasi di sekitar DPRD Malang terpantau tertib dan aman., Tidak ada kericuhan antara para pengunjuk rasa dan pihak aparat kepolisian. Reporter: Pandu...

Read More