Category: Beranda

OPEN RECRUITMENT PENGURUS LPM DIANNS

Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa—suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah di mana. -Seno Gumira Ajidarma . Menulis tidak hanya soal keindahan merangkai kata. Menurut Seno Gumira, menulis merupakan proses menangkap momen kehidupan dengan penghayatan paling total yang paling mungkin dilakukan manusia. Oleh karenanya menulis adalah merawat peradaban. LPM DIANNS membuka kesempatan bagi kawan-kawan angkatan 2017 dan 2018 yang ingin berlayar bersama dalam perahu Dianns. Formulir dapat diambil di Sekretariat LPM Dianns FIA UB gedung D atau melalui link http://bit.ly/OpenRecruitmentDIANNS Bagi kawan-kawan yang sudah mengisi formulir dapat mengembalikan di...

Read More

Jalan Panjang Kemerdekaan Desa Sendi

Penulis; Abdillah Akbar Malang, Dalam rona menuju gelap malam bersama seorang kawan, saya melaju dengan sepeda roda dua ke suatu desa yang terdapat di Kaki Gunung Welirang. Suatu desa yang berada di tengah sisa-sisa rimba di Provinsi Jawa Timur. Selepas melewati dinginnya rimbunan Hutan Raya R.A Soerjo, saya menemui segerombolan masyarakat  dengan menggunakan obor bambu sebagai penerangan, berjalan menuju bukit Paseban Phutuk Kursi. Bukit ini menjadi rangkaian pertama dalam ritual Masyarakat Hukum Adat Sendi untuk menyambut hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73 tahun. Rangkaian Ritual Masyarakat Sendi dalam Perayaan Hari Kemerdekaan Perayaan hari Kemerdekaan tahun ini menjadi momen yang...

Read More

Inikah Pembangunan?

Penulis: Evryta Putri Beribu kilometer jalan telah terbuka kawan Menuju gerbang masa depan Perubahan baru akan segera dirasakan Oh inikah pembangunan? Suara jeritan yang tertikam laras panjang Oleh para serdadu yang tak gentar menyerang Oh inikah pembangunan? Mesin besar menggilas, menindas Mencakar setiap jengkal penghalangnya dengan keras Dengan janji yang awalnya menyejahterakan Dengan mulut yang menggemborkan kesenangan Dengan tenaga kuat yang menghancurkan Dengan dengungan perlawanan yang selalu diabaikan Sekali lagi, inikah pembangunan? Dengan segala bentuk ketidakadilan Kami bersatu, beriringan untuk melawan Memperjuangkan hak kami yang dirampas Oleh para Tuan yang beringas nan...

Read More

Selamat Nak, Kau Telah Berbahagia

Penulis: Helmi Naufal Sumpah aku gatau siapa diriku. Anggapan orang aku sehelai roh yang bisa masuk ke tubuh orang. Itu bisa tak lakukan dengan mudah. Aku heran, ndak semua orang bisa melihat diriku. Tapi aku bisa melihat semua orang yang pingin ku lihat. Aku bisa terbang, nembus tembok, semauku deh. Iya aku tau kegiatanku tapi ndak tau siapa diriku. Lebih tepatnya ndak berani memberi identitas diriku. Dari hari ke hari kerjaanku cuma terbang. Terbang. Terbang. Terbang. Gaada rasa capek buat terbang. Satu-satunya hal yang membuatku ndak terbang? Aku ndak tau juga. Pernah ada satu hal yang membuatku berhenti terbang....

Read More

Cendekiawan itu Merangkul Kemanusiaan, Berpijak Kebenaran

Penulis: Helmi Naufal Z. Judul Buku : Cendekiawan dan Politik Penyunting : Aswab Mahasin dan Ismed Natsir Penerbit : LP3ES “Semakin ia cinta kepada rakyat dan masyarakatnya yang dianggap ‘ketinggalan’, semakin pedih pula penderitaannya.” – Y.B. Mangunwijaya. Awal-awal saya belum begitu tertarik membaca buku ‘Cendekiawan dan Politik’. Menurut saya, dari judulnya pun kurang merangsang selera membaca. Dalam banyak kekurangan saya, pelan-pelan saya coba menerawang isi dari buku ini, yang menurut hemat saya, tidak akan jauh-jauh dari pembahasan kaum elit dengan gaya bahasa sulit dicerna. Akhirnya saya beranikan diri membaca sekaligus menulis ulang buku ini setelah melihat dan merasakan wujud...

Read More