Notice: Function WP_Scripts::localize was called incorrectly. The $l10n parameter must be an array. To pass arbitrary data to scripts, use the wp_add_inline_script() function instead. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 5.7.0.) in /home/diannsor/public_html/wp-includes/functions.php on line 5866
LPM DIANNS

Author: LPM DIANNS

Raja Brawijaya 2016: Menyoal Pemateri Hingga Masa Depan Tugas Maba

Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Universitas yang disingkat PK2MU Raja brawijaya diselenggarakan pada hari Selasa, tanggal 30 Agustus 2016 di lapangan rektorat. Rangkaian acara dimulai dengan Upacara penyambutan yang diiringi dengan paduan suara, tembakan senapan dari basic, tarian reog, pelepasan balon dan diakhiri dengan paper mob. Setelah upacara penyambutan, mahasiswa baru di mobilisasi ke gedung yang telah ditentukan untuk menerima materi dari pemateri. Salah satu penyampai materi tahun ini adalah Djarot Saiful Hidayat, wakil gubernur DKI Jakarta. Diujung akhir acara diumumkan Karya terbaik, dimana Karya tersebut berasal dari penugasan offline dan online yang wajib dikerjakan oleh para mahasiswa...

Read More

Pelaksanaan PK2MU Menuai Kritikan DPK

Reporter: Nurhidayah Istiqomah Rangkaian Acara Jelajah Almamater Universitas Brawijaya (RAJA BRAWIJAYA) menuai kritikan dari Dewan Pers Kampus (DPK). Salah satu Kritikan tersebut mengenai pelaksanaan konferensi pers yang batal dilaksanakan dua kali. Konferensi pers yang semula dijadwalkan dua kali yaitu pada hari Jumat 26 Agustus dan Selasa 30 Agustus 2016, hanya diselenggarakan sekali pada hari Jumat di gedung Rektorat Universitas Brawijaya (UB) lantai 6. Hal ini dikarenakan adanya kendala waktu pemateri yang terbatas serta tidak dialokasikannya waktu dan tempat khusus untuk pemateri. Akbaruddin mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer angkatan 2014 selaku Ketua pelaksana (Kapel) RAJA BRAWIJAYA memaparkan bahwa konferensi pers untuk...

Read More

Selamat datang mahasiswa baru di kampus biasa dengan harga luar biasa. Semoga tumpukan rupiah yang telah dibayarkan tidak membuat Anda lupa pada kemiskinan rakyat miskin kota, anak buruh yang tak sekolah, para petani yang kehilangan sumber airnya, dan rakyat yang sedang memperjuangkan tanahnya. Mari, bergabung ke dalam barisan perjuangan! Ilustrator : M....

Read More

Salam persma! Katanya, “Dirgahayu 71 Tahun Indonesia Kerja Nyata.” Tanpa diminta bahkan tanpa slogan, sedari dulu rakyat kecil telah nyata-nyata kerja. Mereka selalu memeras keringat demi mengumpulkan rupiah agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari karena setiap sumber daya alam tak dikuasai atas nama rakyat bahkan pendidikan pun selayaknya barang dagangan di supermarket. Lalu, slogan itu untuk siapa? Katanya, “Kemerdekaan harus diisi dengan pembangunan.” Pembangunan pabrik yang mengorbankan tanah leluhur dan menggusur tempat tinggal rakyat. Pembangunan pasar yang kemudian mematikan para pedagang kecil. Pembangunan tempat wisata dan hotel yang menyebabkan petani dan warga kekurangan air karena sumber-sumber airnya telah diprivatisasi. Bahkan pengerukan kekayaan alam besar-besaran terus dilakukan demi hajat hidup perusahaan asing seperti yang terjadi di Bumi Papua. Lalu, sebenarnya pembangunan itu untuk siapa? Dan kemudian di atas segala penderitaan rakyat kecil, dalam peringatan pembacaan naskah proklamasi 71 tahun lalu ini, apa yang sebenarnya kita rayakan? Dirgahayu Republik Indonesia ke-71. Layouter: Satria Budi...

Read More

Salam persma! Katanya, “Dirgahayu 71 Tahun Indonesia Kerja Nyata.” Tanpa diminta bahkan tanpa slogan, sedari dulu rakyat kecil telah nyata-nyata kerja. Mereka selalu memeras keringat demi mengumpulkan rupiah agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari karena setiap sumber daya alam tak dikuasai atas nama rakyat bahkan pendidikan pun selayaknya barang dagangan di supermarket. Lalu, slogan itu untuk siapa? Katanya, “Kemerdekaan harus diisi dengan pembangunan.” Pembangunan pabrik yang mengorbankan tanah leluhur dan menggusur tempat tinggal rakyat. Pembangunan pasar yang kemudian mematikan para pedagang kecil. Pembangunan tempat wisata dan hotel yang menyebabkan petani dan warga kekurangan air karena sumber-sumber airnya telah diprivatisasi. Bahkan pengerukan kekayaan alam besar-besaran terus dilakukan demi hajat hidup perusahaan asing seperti yang terjadi di Bumi Papua. Lalu, sebenarnya pembangunan itu untuk siapa? Dan kemudian di atas segala penderitaan rakyat kecil, dalam peringatan pembacaan naskah proklamasi 71 tahun lalu ini, apa yang sebenarnya kita rayakan? Dirgahayu Republik Indonesia ke-71. Layouter: Satria Budi...

Read More