Kategori: Puisi

KAU MAHASISWA

Penulis: Esa Kurnia A.   Aku mencintaimu Indonesiaku Meski warna merah putihmu sudah mengusam Meski warna putih pada benderamu sudah menghitam Dan warna merah pada benderamu telah menghijau   Aku tetap mencitaimu Indonesiaku Meski telah mereka cabik-cabik hijau pegununganmu Meski sudah mereka lahap bukit-bukit kapurmu Meski telah mereka renggut jati diri manusiamu Hai para komprador koorporasi asing Kamu yang lapar akan daging merah segar Masihkan kau merasa nyaman berkeliaran ditengah padatnya beton-beton tinggi itu? Masihkah kau sibuk untuk meminta kebutuhan golonganmu? Masihkah kau berdebat soal benar dan salah atas kepentinganmu?   Sedang, jauh di pedalaman sana Ada anak kecil, ibu menyusui, bapak di ladang sedang menunggu Kemerdekaan yang mereka anggap masih menjadi mitos Kemerdekaan yang mereka  anggap masih semu   Dimanakah kemerdekaan itu, Hey ? Bukankah negeri ini belum benar-benar merdeka ? kemiskinan , kebodohan, keterbelakangan, dan, erotisme masih menghiasi halaman depan surat kabar   Keadilan masih tajam ke bumi, tumpul ke langit Korupsi masih mengintip di sudut-sudut meja panas birokrasi Pendidikan masih berpihak kepada borjuasi Hingga bocah mengamen tak mengenyam pendidikan   Hey para komprador ulung !! Kemerdekaan itu bukan hanya milik golonganmu Sungguh kau telah mengkhianati bangsa ini Bangsa yang mana tanahnya kau pakai untuk makammu kelak Bangsa yang mana airnya kau teguk untuk memuaskan rasa haus Bangsa yang mana udaranya dapat kau hirup dengan bebas   Hey, Dimana KAU mahasiswa hari ini ? Bukankah kau mengetahui...

Read More

Langgas

Penulis: Ganis Harianto Senja mengendap-endap tenggelam Seluk beluk kehidupan mulai berpulang Seakan semua tak lagi terang Mengiringi keheningan malam   Kami masih di tempat, tidak mengumpat Mencari waktu bertukar pendapat Membuat pemikiran bulat Yang digunakan sebagai alat Di sini bukan bui Membatasi waktu sesuka hati Kami butuh inspirasi Agar bisa berprestasi   Saat ini kami terdiam Bisa jadi mencari informasi Menciptakan suatu kondisi Yang tidak lagi kelam   Rekonstruk pemikiran Perubahan peraturan Jangan medali Otak-otak para...

Read More

Runtuh

Penulis: Zendy Titis Ini otomatis senoktah yang disumbang asa Dihias gelegak angka dan aksara Tapi apa karena ia runtuh tiba-tiba Mungkinble runtuh bernyanyi biadab Dari ruangnya, ingini terbit mentari pagi Yang semangat menyongsong kemudi Dari ruang yang runtuh itu Dari ruang yang diruntuhkan itu!   Bangsamu, Cukup pernah kenal si kancil yang nakal Rumus sederhana imparsial Hafal Pancasila Dan tahu arti kata ‘sekolah’ Meski ‘negeri Cina’ tak pernah berhenti mengiang   Tapi kau makan bangsamu Dan minum dari peluh mata...

Read More

Ilusi Demokrasi

Penulis : Ganis Harianto Muncul sudah dua buah nama Yang memimpin satu tahun ke depan Terpilih karena suara mahasiswa Dipercaya untuk kesejahteraan Memang tidak mudah Tak semudah mengedipkan mata Membuat pikiran gundah Di kala mendengar dialektika mereka Layaknya rapat paripurna Mencari titik tengah untuk dieksekusi Namun siapa mengira? Ternyata sudah berkongsi! Hey… Iya, kamu… Dimana posisimu? Mencari solusi? Hmmm… Atau mungkin Hanya bisa mengklarifikasi Mulut-mulut kami para...

Read More

Hancurkan Oligarki

Penulis : Ganis Harianto Terkuak sudah wangi melati Ketertundukan luka sebuah peristiwa Terasa geram tak mau lari Karena sebuah retorika Bungkam belum tentu diam Diam mungkin mempersiapkan Revolusi dalam pendidikan Yang tidak mudah digenggam Swasta telah mendominasi Mengerubungi pihak aparatur negeri ini Yang beralasan memperbaiki Namun tak perduli pada konstitusi Kaum muda dipenjara Dalam gelombang liberalisasi Hmmmmm… Putaran otak melaju Sungguh, sudah sangat terasa Tidak… Ini tidak bisa Karena tidak sesuai Dengan ontologi Ki Hajar Dewantara Karena kita telah terjebak dalam jeratan oligarki Hingga kita tidak mampu berdikari Bangkit! Bukan lagi waktunya berbisik Jangan takut kita diusik Jika bisa balik menggigit Diam kau! Para koalisi korupsi Yang hanya bisa membebani Dengan tradisi oligarki Satu suara kami lantang Hancurkan...

Read More