Malang, Dianns.org  – Bertempat di Gedung C lantai 3, Senin (12/11/2012) pagi, Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Publik (HUMANISTIK) menyelenggarakan acara diskusi panel tentang pembangunan berkelanjutan. Diskusi yang diberi judul ‘Peran Pemerintah Daerah dalam Mewujudkan Pembangunan yang Berkelanjutan’ ?? Ini menghadirkan pemateri dari pihak praktisi dan akademisi perencanaan pembangunan, antara lain Nahrudin (Kepala BAPPEDA Kabupaten Malang), Abdullah Said (Dosen Administrasi Publik FIA UB), dan Mustika Anggraeni (Dosen PWK FT UB).

Sesi pertama dari diskusi panel tersebut menjelaskan bagaimana Sistem Perencanaan dan Pembangunan Nasional (SPPN). Nahrudin menyatakan bahwa rencana pembangunan berkelanjutan yang mencakup rencana jangka panjang merupakan substansi yang saling berhubungan yang harus dilaksanakan berdasarkan teori dan peraturan pemerintah. Adanya musyawarah perencanaan pembangunan atau biasa disebut Musrenbang juga menitikberatkan pembuatan dokumen perencanaan strategis dan rincian biayanya, agar dalam proses perencanaan dan pembangunan nasional dapat secara partisipatif diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat.

Selanjutnya, Abdullah Said menekankan tentang masalah pembangunan berkelanjutan karena hasil pembangunan saat ini untuk masa depan. Dosen yang giat dengan green economy ini juga memaparkan tentang program Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk pembangunan berkelanjutan dengan menyeimbangkan faktor lingkungan. “Besarnya sebenarnya perencana pembangunan jika hanya terfokus pada HAM dan tidak disertai dengan faktor lingkungan,” ?? Kritik dosen administrasi publik itu atas konsep sumber daya alam yang dieksploitasi secara maksimal tidak optimal.

Mustika Anggraeni juga menambahkan mengenai pengelolaan lingkungan hidup, bagaimana lingkungan hidup diatur dalam undang-undang dan peraturan pemerintah lainnya. Dia juga menekankan tentang etika lingkungan dan dominasi sistem manajemen lingkungan Komando dan Kontrol . Diharapkan kedepannya, pengelolaan lingkungan hidup ini hanya bisa dibebankan dalam peran pemerintah saja, namun juga kita sebagai masyarakat indonesia harus bisa memonitordan self-controlling masalah pengelolaan lingkungan hidup.

Tujuan acara ini adalah memberi pengertian kepada mahasiswa Ilmu Administrasi Publik tentang pembangunan berkelanjutan. “KONSEP Perencanaan Pembangunan Berkelanjutan Penyanyi sedang dalam . Jadi, kitd Ingin Memberi Pengetahuan Dan pengertian bahwa APA Yang kitd bangun Sekarang hasilnya untuk review Generasi Mendatang,” Jelas Tika Larasati, selaku Ketua pelaksana activities Diskusi panel.

Reporter / Foto: Bintang Aldini & Karima Setyorini / Dokumentasi Humanistik