Liputan: Yogi Fachri Prayoga

Malang, Dianns.org – Debat terbuka calon ketua Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (HUMANISTIK) di Basement FIA kemarin, Selasa (18/12/2012) sepi penonton. Rafiq Luthfan ketua pelaksana HUMANISTIK Election menyampaikan, publikasi debat terbuka ini tidak hanya mengandalkan mading saja, tapi juga di jejaring sosial seperti twitter. Ia juga mengiyakan, antusiasme dari mahasiswa publik untuk menghadiri kegiatan ini masih kurang. “Pelaksanaan debat terbuka ini hanya mengandalkan mading sebagai media publikasi, seharusnya panitia menginformasikan juga kepada jurusan, kaprodi, dan ketua-ketua kelas Administrasi Publik sehingga penonton jadi lebih ramai,” jelas Fani Pratama Putra mahasiswa Administrasi Publik 2010 yang juga mencalonkan diri sebagai calon ketua HUMANISTIK periode 2013-2014.

Fani juga menegaskan, materi debat yang disampaikan oleh moderator terlalu umum, hanya berbicara seputar Tri Dharma Perguruan Tinggi, seharusnya materi debat menyentuh isu-isu terbaru mengenai jurusan. Ia menambahkan, materi debat sebaiknya bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan, seperti mengapa mahasiswa diwajibkan mengambil magang daripada  Kuliah Kerja Nyata (KKN), kondisi kurikulum Administrasi Publik yang cenderung usang, dan rencana berdirinya prodi Administrasi Pendidikan. “Materi debat tidak mengena sama sekali”, jelasnya ketika ditanya mengenai materi debat kali ini.

Pemilihan Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai fokus debat tersebut dikarenakan kurangnya peran HUMANISTIK dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Saat reporter DIANNS menanyakan, mengapa tidak membicarakan peran dari HUMANISTIK dalam bidang akademis dan organisasi dalam debat terbuka ini, Rafiq berpendapa tmahasiswa Administrasi Publik sudah mengenal siapa itu HUMANISTIK.

Acara ini terdiri dari beberapa sesi, dimulai dengan penyampaian visi dan misi, debat, Tanya jawab dengan penonton, dan closing statement dari para calon. Ketika sesi debat berlangsung, kedua calon sama-sama mengkritisi peran HUMANISTIK yang seperti Event Organizer (EO) ketimbang sebuah Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ).  Â

Pada pemilihan kali ini mahasiswa Administrasi Publik mempunyai dua calon ketua himpunan yang baru, calon nomor satu, Fani Pratama Putra (Administrasi Publik, 2010) dan calon nomor dua, Khalid Rasyadi (Administrasi Pemerintahan, 2010). Pemungutan suara akan dilaksanakan esok hari, Kamis (20/12/2012) di Basement FIA mulai pukul 08.00 WIB.