Author: LPM Dianns

MENILIK HASIL FORUM AUDIENSI ALIANSI KAHIM FIA UB

Kemarin, Jumat (15/12/2023) Aliansi Ketua Himpunan Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (Kahim FIA UB) mendatangi ruang sekretariat Pemilwa. Kedatangan Aliansi Kahim FIA UB ini untuk melayangkan tuntutan yang sebelumnya diterbitkan melalui pernyataan sikap Aliansi Kahim FIA UB yang mengecam keras tindak pemberangusan demokrasi pada Pemilwa FIA UB 2023. Adapun yang ditunjukkan oleh Aliansi Kahim FIA UB dilayangkan melalui story Instagram masing-masing Kahim FIA UB pada Selasa (14/12). Poin tuntutan diantaranya memuat harapan klarifikasi langsung dan terbuka dari Panitia Pemilwa FIA UB 2023, serta menekankan transparansi atas keputusan pembatalan pemungutan suara. Kemudian, menuntut adanya pernyataan sikap dari pihak-pihak yang...

Read More

PEMILWA FIA UB 2023 DAN KEJANGGALAN YANG TERJADI DI DALAMNYA

Agenda tahunan berupa Pemilihan Umum Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (Pemilwa FIA UB) yang dilaksanakan pada 13 Desember 2023 kini tengah menjadi sorotan. Pasalnya, dalam kegiatan yang seharusnya menjadi ajang demokrasi justru ditemukan adanya kejanggalan. Di hari pemungutan suara berlangsung, terbit Surat Keputusan Nomor 47//Pb.e/Pan.Pemilwa/FIA-UB/XII/2023 yang mengakibatkan didiskualifikasinya Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 02. Surat Keputusan (SK) tersebut berisi dakwaan atas penyalahgunaan tanda tangan Tohari selaku kepala keamanan FIA UB di dalam salah satu berkas. Surat ini dilayangkan oleh Panitia Pelaksana Fakultas (PPF) kepada Paslon Presiden dan Wakil Presiden BEM FIA nomor urut 02. Mulanya surat ini diunggah...

Read More

Sisi Lain Kemegahan Surabaya

Kota Surabaya merupakan ibukota dari Provinsi Jawa Timur. Dengan peranannya sebagai kawasan metropolitan di Jawa Timur membuat kota ini memiliki kemegahan dan bangunan yang menjulang tinggi. Namun, di balik kemegahan tersebut terdapat beberapa daerah di Kota Surabaya yang masih tergolong memiliki tampilan yang jauh dari kesan megah dan rapi. Salah satu kawasan ini dapat dijumpai di daerah Kenjeran Kota Surabaya. Kawasan pemukiman warga di Kenjeran ini termasuk padat. Selain itu, rumah-rumah warganya masih tergolong sederhana. Masyarakat pada kawasan Kenjeran sebagian besar masih bekerja sebagai nelayan. Mereka pergi melaut pada waktu magrib dan kembali ke daratan pada waktu subuh. Aktivitas melaut ini mereka lakukan setiap hari apabila cuaca mendukung. Nelayan kawasan Kenjeran ini masih menggunakan peralatan yang sederhana dalam mencari ikan. Peralatan yang mereka gunakan masih berupa jaring-jaring panjang yang mereka bawa dengan kapal berukuran kecil. Ikan yang masyarakat Kenjeran dapat dari melaut akan mereka bawa ke daratan. Kemudian ikan tersebut mereka kumpulkan berdasarkan jenis-jenisnya ke dalam keranjang yang berbeda. Ikan-ikan yang telah mereka kumpulkan tersebut kemudian akan mereka jual dalam kondisi mentah. Selain menjual dalam keadaan mentah, warga Kenjeran ini juga menjual ikan hasil tangkapan mereka ini dalam bentuk olahan ikan asap dan ikan kering. Pengolahan ikan-ikan tersebut mereka lakukan secara mandiri dan masih melalui proses yang sangat tradisional dan sederhana. Ikan segar dan olahan ikan tersebut dijajakan di sepanjang jalan sekitar kawasan Jembatan Suroboyo atau dikenal juga sebagai...

Read More

Angin dan Rindu

Jangan terlalu sering buatku melayang Segalanya sulit terbayang Sebab semua tentangmu hanyalah bayang-bayang Kepalaku terasa pening Cukup datang dan temui aku sering Biar semuanya jadi hening Sampai semua jelas kalau aku tak bisa berpaling Mengapa sesulit ini mendekap Sini mendekat agar mudah kutangkap Meski ada banyak yang belum kau ungkap Aku tau aku mudah mengharap Biarlah semua begitu Kusisipkan rindu pada angin Kutitipkan candu pada jalan senggang Meski kadang semua tak berbalas Tolong jangan jauh, kak Aku gelisah dilanda resah Aku takut salah arah Bisa saja hatiku patah Mungkin nanti aku pasrah Kemudian menyerah Jangan jauh jauh, aku mau merengkuh Janji akan merajut kenangan masih terikat Pulanglah dan temui aku cepat Tak apa aku tunggu kamu Sampai mau bertemu Dan tanggalkan rindu antara aku dan kamu   Penulis: Ocvita Rohmadhona Editor: Fritania...

Read More

Ruang Parkir Sempit, Tantangan Besar Bagi Mahasiswa FIA UB

“Amankan lahan parkir sebelum kehabisan,” ucap salah seorang teman saat kami hendak berangkat ke kampus. Meskipun hanya sebuah candaan, harus diakui bahwa ucapan tersebut menggambarkan realitas parkiran di Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) akhir-akhir ini. Sebenarnya bukan hanya sekarang, sejak lama permasalahan ini selalu saja ada di setiap tahunnya. Opini ini berdasarkan pada pengalaman pribadi saya dan mungkin saja dirasakan oleh mahasiswa lain. Saya sebenarnya merasa sedikit malu dengan masalah parkiran penuh ini. Bagaimana tidak? Kami, mahasiswa FIA, terkadang harus menggunakan parkiran milik gedung lain karena lahan parkir kami yang tidak mencukupi. Dari pengalaman saya, parkiran yang sering digunakan oleh...

Read More