Dongeng

Penulis: Meyulinda Krisnawati ​Pada suatu pagi yang cerah ketika semilir angin yang berhembus melewati sela-sela rimbunnya hutan. Tinggallah seekor serigala yang gagah tengah berjalan sambil sesekali mengendap-endap mengamati situasi di sekelilingnya. Mencoba memastikan apakah keadaan sudah aman atau belum. Bukan tanpa alasan serigala melakukan itu. Perlahan serigala mendekati pohon dimana terdapat sarang burung pada salah satu rantingnya. ​“Akhirnya aku bisa makan enak hari ini.“ gumamnya seraya tersenyum licik. Terdapat tujuh sampai delapan butir telur di sarang itu. Jumlah yang cukup banyak untuk menjadi delapan anak burung nantinya. Tanpa rasa bersalah, dilahapnya telur-telur itu tanpa tersisa. Tak puas dengan satu...

Read More